LEBAK – Sebanyak 586 rumah terendam banjir dan 7 rumah terkena longsor akibat hujan yang turun sekitar jam 03.00 WIB – 10.00 WIB, Sabtu (24/3) kemarin. Ratusan rumah yang terendam banjir dan longsor tersebut berada di sembilan kecamatan, antara lain enam kecamatan yang terendam banjir yakni, Kecamatan Bojong Manik, Cirinten, Gunung Kencana, Cijaku, Banjarsari dan Kecamatan Bayah serta tiga kecamatan yang terkena longsor, yakni Kecamatan Cigemblong, Cilograng dan Kecamatan Sobang serta Kecamatan Cibeber.
“Alhamdulillah banjir sudah surut. Akibat dari banjir kemarin ada beberapa fasilitas umum yang rusak, salah satunya jembatan penghubung Desa Bayah Timur dan Desa Mancak Kecamatan Bayah. Jembatan tersebut putus bagian depannya akibat tergerus oleh sungai Cimadur yang meluap,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Kaprawi saat dihubungi Radar Banten Online, Minggu (25/3).
Selain itu, dari total ratusan rumah yang terkena musibah banjir tersebut, hanya ada 21 rumah yang mengalami rusak berat dan sisanya hanya mengalami kotor akibat lumpur pasca banjir, artinya tidak masuk kedalam rusak ringan.
“Kalau yang rusak berat itu merupakan jumlah dari banjir dan longsor. Sisanya Alhamdulillah baik-baik saja. Namun bantuan kedaruratan tetap disalurkan,” katanya.
Saat ini juga, Kaprawi mengaku, sedang melakukan peninjauan ulang dan menyisir ke setiap lokasi untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan, karena semua masyarakat harus mendapatkan hak-haknya.
“Kemarin kan sekaligus mendata dan membantu warga yang terkena musibah banjir dan longsor. Saat ini kami melaksanakan peninjauan ulang pasca banjir dan longsor untuk memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat untuk mendapatkan bantuan,” tegasnya. (Omat/twokhe@gmail.com).










