CIPUTAT – Para calon aparatur sipil nasional (CASN) 2017 untuk berani jujur, anti sogok, berani memberantas narkoba dan memiliki integritas.
Hal itu disampaikan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI Yasonna H Laoly saat pembekalan kepada 460 calon ASN Kemenkum HAM Wilayah Banten di aula Balai Kota Tangsel, Rabu (28/3).
”Kalian ini, anak bangsa pilihan. Dari 1,1 juta pelamar, kalian bisa masuk menjadi pegawai,” kata Yasonna.
Ia menyatakan penerimaan pegawai tanpa ada pungutan. Makanya, 17.526 calon ASN tersebut merupakan bibit unggul untuk menciptakan pegawai Kemenkum HAM yang bersih, transparan dan tanpa pungli.
”Saya minta kalian menjaga nama baik institusi ini, pribadi kalian (Calon ASN-red) harus berani dan jujur dalam menjalankan tugas,” ucapnya.
Yasonna mengatakan, penerimaan calon ASN Kemenkum HAM tahun 2017 merupakan terbanyak dari lembaga lainnya. Sebab, untuk satu lapas saja, masih dijaga 17 orang. Sehingga negara menambahkan jumlah pegawai.
”Apalagi, rekrutmen Calon ASN lembaga kita mendapatkan penghargaan terbaik dari Ombudsman dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (KemenPAN RB) yang bebas dari titipan dan sogokan penerimaan pegawai,” katanya.
Dia mengatakan, Kemenkum HAM ini banyak mendapatkan kritik terkait banyak problematika yang terjadi di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Salah satunya, kasus penyelundupan narkoba. ”Dan ini, menjadi perhatian saya untuk memberantasnya. Salah satunya dengan komitmen Calon ASN 2017 yang harus berani bersikap jujur dan tegas,” tuturnya.
Yasonna optimistis, para pegawai baru ini nantinya bisa menjadi mata dan telinga Menteri Kemenkum HAM dalam bertugas. ”Kalau ada pimpinan kalian yang bertindak curang atau melakukan tindakan pungli, laporkan ke saya,” katanya.
”Saya berharap kalian juga bersikap tegas untuk tidak mau bermain-main dan menyalahgunakan wewenang, salah satunya memberantas narkoba. Jangan mau dipengaruhi untuk menjadi kurir. Kalau kalian berani mencoba-coba, sanksi pemecatan telah menunggu,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Yasonna meminta 460 calon ASN untuk mengambil sumpah pribadi tidak akan menyalahgunakan jabatan dan berani membuat kemajuan bagi institusi. Dalam kegiatan tersebut, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie ikut menghadiri pembekalan calon ASN yang difasilitasi Pemkot Tangsel.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Banten Ajub Suratman menyatakan untuk Banten, ada 13 ribu pelamar. Pegawai yang lolos hanya 460 pendaftar. Rinciannya, 415 tingkat SMA dan 45 orang diisi oleh formasi tingkat S-1. ”Pegawai baru akan ditempatkan di seluruh Banten,” singkatnya. (you/asp/sub/RBG)









