slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Wacana Publik

Hikmah Ramadan : Memenjarakan Tuhan

Aas Arbi by Aas Arbi
21-05-2018 19:13:19
in Wacana Publik
Hikmah Ramadan: Lokomotif Rohaniah
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh Prof Dr KH Fauzul Iman MA, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

 

Baca Juga :

Menag Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Makna Takwa Usai Ramadan, Prof Ahmad Tholabi: Jangan Sampai Tinggal Kenangan

Ramadan Relakan untuk Pergi

Puasa Pengendali Emosi

Ramadan yang kita nanti kini telah tiba kembali. Mari kita sambut Ramadan ini dengan sekata dan sehati. Jangan biarkan  Ramadan bergulir menulusuri dan mengiringi zaman berganti. Sementara umat msnusia yang diperintah guna mengisinya dengn amal-amal abadi menjauh bagai langit dan bumi.

Padahal Nabi SAW dengan tegas mendeklarasi di sepuluh hari pertama sebagai bulan rahmat. Di sepuluh hari ke dua bulan ampunan dan di sepuluh hari ketiga merupkan bulan pembebasan dari api neraka. Sejatinya tiga momentum agung ini disikapi umat manusia dengan amalan konsisten yang  tak pernah berubah di tempat dan lingkungan manapun.

Di sepuluh hari pertama amalan Ramadan berisi adaptasi melakoni kenyataan baru /pertama menahan lapar dan haus dengan penuh ketabahan. Di situasi ini pelaku puasa berupaya mengidentifikasi menggapai rahmat/kasih Tuhan berupa ketangguhan mental keperibadian menerima realitas beribadah puasa  yang paling awal melelahkan di satu sisi dan menerima sifat Tuhan Yang Maha kasih dan bijaksana di sisi lain.

      Di sepuluh hari ke dua amalan puasa merambah ke arah praksis. Amalan puasa tidak hanya  salat berjamaah, tadarus zikir, tahmid , tahlil tetapi juga amalan yang mengandung aktifitas kemanusiaan . Amalan ini bisa berupa zakat dan santunan karitatif yang berbasis sosial ibadah seperti infak dan sedekah yang diberikan kepada kaum yang tidak mampu. Bisa juga amalan diarahkan pada bantuan pembangunan sarana ibadah, lembaga pendidikan dan bantuan beasiswa.

     Di sepuluh hari  ketiga pelaku puasa sejatinya  sudah sampai pada puncak komitmen  penyucian diri dari segenap cela dan dosa baik dosa yang bersekala remang – remang,  yang kecil maupun odosa dosa yang bersekala besar. Komitmen ini agar benar-benar terpatri pada para pelaku puasa sehingga mereka tidak berupaya sedikitpun menggagalkan hasil amalan puasa ke dalam prilaku nihilisme yang bergelimng dengan dosa dosa barunya.

     Para pelaku puasa yang telah menumpahkan gelora nafsu  amalan puasa di bulan Ramadan dengan misi untuk membersihkan dari segala dosa dan angkara murka yang telah diperbuat sebelumnya adalh  logis karena hadis Nabi seperti disebut di atas telah memotivisanya demikian. Tidak sedikit umat manusia berbasis motivasi hadis itu kemudian meyakini Ramadan adalah bulan satu- satunya yang pling suci dan sangat ampuh menghapus dosa-dosa manusia yang fokus menjalani amalan puasa.

     Oleh karena itu tidak terlalu salah apabila ada banyak orang yang dahulunya berkarakter kikir, angkuh, pemarah, licik,  dan korup karena termotivasi dengan hadis tersebut , di saat ramadan ini mereka berupaya dengan serius untuk meniti ke jalan suci dan mulia. Lalu mereka bertobat mulai rajin salat  berjamaah dan tahajjud. Banyak mengeluarkan zakat, infak dan sedekah. Bahkan dijumpai beberapa pemgusaha yang mengundang wartawan tv untuk meliput kegiatannya yang paling tersohor yaitu membagi-bagikan zakat kepada kaum miskin yang telah diundang di kediamannya.

     Para peniti jalan suci itu sunguh menjadi harapan umat kebanyakan yang amat berguna bagi menambah dan memperkuat  SDM umat. Namun ironis kalau kemudian para peniti jalan suci itu hanya sebatas mampu merilis amaliah mulianya di bulan Ramadan. Sementara mereka dengan tenang lalu membiarkan Ramadan bergulir berganti zaman baru. Sayangnya seiring dengan zaman baru itu bukannya dengan konsisten menjalani jalan sucinya ke arah pembaharuan prilaku tetap justru mereka kembali kambuh ke habitat buruknya di sebelas bulan berikutnya.

      Habitat buruk ini jelas sangat dikutuk Tuhan kerena berani mendaulat Tuhan dari satu ruang  ke ruang Ramadan. Di ruang Ramadan inilah Tuhan didaulat dan disekap.dalam penjara Ramadan. Di ruang suci inilah seolah Tuhan disucikan, disembah dan dibesarkan untuk mndaptkn.ampunan dari segala angkara murkanya. Namun sebenarnya para habitat buruk itu telah memenjarakan Tuhan di  bulan Ramadan karena di selain bulan itu mereka tidk lagi menemukan Tuhannya Yang Maha Besar. Sungguh ironis. Nauzubillah.

Tags: Hikmah Ramadan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Banten Jaga Tradisi Medali​ Pada Kejurnas Arung Jeram

Next Post

Putri, Pebulutangkis Banten Bertahan di Pelatnas Pratama

Related Posts

Menag Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri
Umum

Menag Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

by Aas Arbi
Selasa, 24 Maret 2026 13:19

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID– Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya menjaga dan menginternalisasi nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari setelah Idulfitri. Ia menyampaikan...

Read moreDetails

Makna Takwa Usai Ramadan, Prof Ahmad Tholabi: Jangan Sampai Tinggal Kenangan

Ramadan Relakan untuk Pergi

Puasa Pengendali Emosi

Ramadan Pengendali Amarah

Ramadan dan Integritas Diri

Ramadan Ujian Menahan Kesabaran

Ramadan Wujud Ketaatan

Ramadan dan Kejujuran

Ramadan, Amalan, dan Keutamaannya

Next Post

Putri, Pebulutangkis Banten Bertahan di Pelatnas Pratama

Melorot Karena Sewot

Jumat Balas Dendam

Ini Bahayanya Bila Makan Berlebihan

Ini Bahayanya Bila Makan Berlebihan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32
Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Jumat, 17 April 2026 18:22
Kapolresta Serang Kota Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek

Kapolresta Serang Kota Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek

Jumat, 17 April 2026 18:13
Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

Jumat, 17 April 2026 18:06
Kasus Penjualan Pulau Umang, Alarm Pengawasan Pulau Kecil dii Banten

Kasus Penjualan Pulau Umang, Alarm Pengawasan Pulau Kecil dii Banten

Jumat, 17 April 2026 17:59
Viral Pulau Umang Dijual, Pemprov Banten Bakal Lakukan Inventarisasi Pulau

Viral Pulau Umang Dijual, Pemprov Banten Bakal Lakukan Inventarisasi Pulau

Jumat, 17 April 2026 17:49
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32
Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Jumat, 17 April 2026 18:22
Kapolresta Serang Kota Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek

Kapolresta Serang Kota Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek

Jumat, 17 April 2026 18:13
Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

Jumat, 17 April 2026 18:06
Kasus Penjualan Pulau Umang, Alarm Pengawasan Pulau Kecil dii Banten

Kasus Penjualan Pulau Umang, Alarm Pengawasan Pulau Kecil dii Banten

Jumat, 17 April 2026 17:59
Viral Pulau Umang Dijual, Pemprov Banten Bakal Lakukan Inventarisasi Pulau

Viral Pulau Umang Dijual, Pemprov Banten Bakal Lakukan Inventarisasi Pulau

Jumat, 17 April 2026 17:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 17 April 2026 18:32

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, meminta bantuan Pemerintah Pusat untun memperbaiki ratusan sekolah.

Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

by Nurabidin
Jumat, 17 April 2026 18:22

Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menuntut Kwarcab Pramuka Lebak inovatif dan kreatif.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak