slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kekeringan, Warga Pulomerak Antre 8 Jam demi Air Bersih

Redaksi by Redaksi
25-07-2018 11:00:59
in Berita Utama, Umum
Kekeringan, Warga Pulomerak Antre 8 Jam demi Air Bersih

Warga Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, mengambil air bersih di salah satu sumber mata air di perbukitan, Selasa (24/7).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON – Antre berjam-jam dan menempuh jarak satu kilometer menjadi satu-satunya pilihan warga Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, untuk  mendapatkan air bersih. Bila tidak begitu, mereka tidak akan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Air itu didapatkan dari salah satu sumber mata air di Kelurahan Mekarsari. Sumber mata air itu berada di sela-sela tebing tanah yang tertampung di cekungan yang menyerupai sumur. Akibat kemarau panjang, tiga sumber mata air tempat warga bergantung mengalami kekeringan. Air yang keluar tidak sebanyak biasanya. Untuk itu, warga harus antre menunggu hingga delapan jam.

Baca Juga :

Kemarau, 23 Kecamatan di Kabupaten Lebak Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih

BMKG Sebut Musim Kemarau 2026 di Banten Diprediksi Puncaknya Juli-Agustus

Antisipasi Kekeringan 2026, BPBD Kota Serang Siapkan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Rawan

30 Ribu Lebih Warga Lebak Terjangkit Ispa, Satu Meninggal Dunia

Mahmuri, warga Mekarsari, bercerita kepada Radar Banten, kekeringan sudah terjadi selama beberapa minggu. Sebelum kekeringan, warga tidak perlu menunggu selama empat hingga delapan jam. “Kalaupun lagi banyak warga yang mencuci enggak bakal lama gitu Pak kalau airnya banyak mah, paling satu jam berangkat ambil air itu,” ujar Mahmuri.

Menurut Mahmuri, kondisi wilayah perbukitan membuat warga menggantungkan kebutuhan air pada sumber-sumber mata air seperti itu. Kondisi daerah yang terdiri atas tanah cadas membuat warga kesulitan untuk memiliki sumur pribadi.

Bagi warga, kondisi itu sudah tidak jadi persoalan jika tidak sedang kemarau panjang yang mengakibatkan keringnya mata air. “Karena kan banyak airnya, warga juga ada yang bikin penampungan terus disalurin pakai paralon ke rumah. Tapi kalau lagi kekeringan mah ada penampungan juga percuma, dari mana airnya,” paparnya.

Warga lainnya Muyasaroh menuturkan, kekeringan sudah terjadi sejak pertengahan Juni lalu. Setiap hari ia harus membawa satu galon dan tiga jeriken ke sumber mata air itu agar bisa digunakan di rumahnya.

Demi air itu, Muyasaroh harus berjalan kaki sejauh satu kilometer dengan kondisi jalan menurun menuju sumber dan menanjak saat kembali ke rumah. Kapasitas galon yang dibawanya 19 liter sedang setiap jeriken berkapasitas 10 liter. “Saya dari jam 08.00 dan baru dapat air jam 16.00 WIB, harus tunggu delapan jam biar airnya penuh,” ujarnya.

Kondisi itu terjadi karena banyaknya warga yang ingin mengambil air. Akibat kekeringan itu, antrean warga sangat panjang untuk bergantian mengambil air. Antrean galon dan jeriken mencapai 60 buah milik warga. Sambil menunggu giliran mengisir air, Muyasaroh bersama sejumlah warga lainnya bercengkerama. “Harapannya mah ada bantuan pemerintah,” ujarnya.

Kekeringan seperti itu terjadi setiap tahun dan berlangsung selama beberapa bulan. Warga berharap ada saluran air yang dibuat pemerintah sehingga warga mudah mendapatkan air bersih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon Rasmi Widyani menuturkan, belum menerima laporan dari warga. Menurutnya, BPBD bisa memberikan bantuan jika sudah ada laporan dari masyarakat.

Untuk bencana kekeringan, bantuan yang akan dilakukan dengan cara mengoordinasikan penyaluran air bersih ke lokasi itu dengan sejumlah pihak, salah satunya PDAM Cilegon Mandiri. “Kita kan belum punya mobilnya,” ujarnya.

BPBD Kota Cilegon mencatat, ada enam lingkungan di dua kecamatan di Kota Cilegon yang selalu mengalami kekeringan selama kemarau panjang. Di antaranya, Lingkungan Kemelake, Watulawang, dan Pasir Salam di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol. Kemudian, Lingkungan Gunung Batur, Lingkungan Tembulun, dan Lingkungan Sumur Pring di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak.

Kata dia, yang membuat lingkungan-lingkungan itu menjadi langganan kekeringan karena kondisi wilayah di perbukitan dan kondisi tanah mayoritas cadas dan batu. “Pernah dibor sedalam 30 meter juga enggak ada airnya karena kondisi tanahnya itu,” ujarnya.

Direktur PDAM Cilegon Mandiri Encep Nurdin mengaku telah menyiapkan tiga unit kendaraan tangki air bersih untuk membantu warga yang mengalami kekeringan. PDAM telah menyiapkan tiga unit itu karena daerah-daerah itu selalu menjadi langganan kekeringan.

Pada 2014, per hari PDAM menyalurkan air lebih dari 1.000 liter untuk warga yang dilanda kekeringan. “Waktu itu kemarau terjadi dari Februari hingga November di wilayah perbukitan Pulomerak dan Grogol,” ujarnya.

Kata dia, medan menuju lokasi-lokasi itu sangat terjal. Selain menyiapkan kendaraan yang dalam kondisi baik, PDAM menyiapkan personel yang ahli untuk menghindari kecelakaan saat pendistribusian air.

Menurut Encep, saat ini belum dimungkinkan untuk dibangun saluran air ke daerah-daerah rawan kekeringan itu. Selain kondisinya yang terjal, juga tidak ada sumber air memadai di area bawahnya. (Bayu M/RBG)

Tags: Kemarau
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Dugaan Money Politics: Uang Disebut untuk Bancakan Warga

Next Post

Beda Partai, Empat Anggota Keluarga Rochani Saling Dukung

Related Posts

Kemarau, 23 Kecamatan di Kabupaten Lebak Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Lebak

Kemarau, 23 Kecamatan di Kabupaten Lebak Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih

by Nurabidin
Selasa, 28 April 2026 15:00

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Memaskui musim kemarau 2026, 23 Kecamatan di Kabupaten Lebak merupakan daetah rawan kekeringan dan krisis air bersih. Ke...

Read moreDetails

BMKG Sebut Musim Kemarau 2026 di Banten Diprediksi Puncaknya Juli-Agustus

Antisipasi Kekeringan 2026, BPBD Kota Serang Siapkan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Rawan

30 Ribu Lebih Warga Lebak Terjangkit Ispa, Satu Meninggal Dunia

BPBD Kota Serang Minta Warga Waspada Hadapi Musim Kemarau

Dua Kampung di Pandeglang Alami Krisis Air Bersih

Cegah Puso Saat Kemarau, DPKP Pandeglang Kerahkan 700 Pompa Air

Kasus ISPA di Lebak Tembus 1.269, Dinkes: Waspadai Cuaca dan Sanitasi Buruk

Musim Kemarau Diprediksi Lebih Singkat, BPBDPK Pandeglang Tetap Siaga Atasi Potensi Kekeringan

BPBD Lebak Imbau Masyarakat Waspada Kebakaran Akibat Pembakaran Ilalang

Next Post
Beda Partai, Empat Anggota Keluarga Rochani Saling Dukung

Beda Partai, Empat Anggota Keluarga Rochani Saling Dukung

Catat! Ini Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadan

2.500 ASN Kabupaten Serang Bakal Naik Pangkat

Pilkada Kota Serang 2018: Calon Independen Kurang Dikenal Masyarakat

Dua Bacaleg Golkar Terancam Dicoret

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Sabtu, 23 Mei 2026 17:21
Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Sabtu, 23 Mei 2026 16:51
Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 23 Mei 2026 14:49
Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sabtu, 23 Mei 2026 14:10
Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Sabtu, 23 Mei 2026 17:21
Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Sabtu, 23 Mei 2026 16:51
Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 23 Mei 2026 14:49
Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sabtu, 23 Mei 2026 14:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

by Rostinah
Sabtu, 23 Mei 2026 17:39

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bank Indonesia (BI) untuk pertama kalinya menggabungkan dua agenda besar, yakni Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026....

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 23 Mei 2026 17:39

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Berawal dari keisengan saat adanya pandemi Covind-19 lalu, aktivitas berkebun anggur yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara di Dinas...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak