slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Suami Kecanduan Taruhan, Istri Kabur-kaburan

Aas Arbi by Aas Arbi
27-08-2018 18:37:29
in Sosial Budaya
Suami Kecanduan Taruhan, Istri Kabur-kaburan
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Semua berawal ketika Kupret (43), nama samaran, memutuskan untuk menikah dengan Lala (40), bukan nama sebenarnya. Meski status sosial kedua keluarga sama-sama sederhana, ternyata hal itu juga bisa membuat hubungan mereka tak semulus sutra.

Kisah rumah tangga keduanya sempat mengalami fase kritis lantaran masalah utang. Peristiwa itu terjadi ketika Lala berusia 25 tahun dan Kupret 28 tahun. Seperti diceritakan Lala, sebenarnya keluarga Kupret tidak pernah menyetujui pernikahan mereka. Loh, memang kenapa, Teh?

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

“Awalnya sih baik, tapi setelah ada omongan dari bibi saya yang bilang keluarga Kang Kupret keluarga enggak mampu, ya sudah deh mereka enggak terima,” terang Lala kepada Radar Banten.

Bahkan, sebelum ditetapkan tanggal pernikahan, sempat terjadi keributan. Namun karena Kupret anak bungsu dari lima bersaudara yang punya sikap keras kepala, akhirnya meski terkesan terpaksa, pernikahan berlangsung juga.

Lala mengaku, Kupret memang termasuk lelaki tampan dengan gaya sok elegan ala-ala orang kaya. Sikapnya yang mudah bergaul dan menerima teman apa adanya, membuat Kupret diterima hangat oleh masyarakat.

Tapi ya namanya juga manusia, tentu Kupret tidak sempurna. Selain sikapnya yang keras kepala, Kupret juga hobi taruhan. Mulai dari taruhan bola, sampai pertaruhan ayam aduan yang memakan biaya berjuta-juta. Oalah.

“Sebelum nikah sih dia bilangnya bakal taubat dan enggak taruhan lagi. Tapi, ya pas sudah nikah mah tetap saja begitu,” curhat Lala.

Lala sendiri bukan perempuan biasa. Meski terlahir dari keluarga sederhana, ia dianugerahi wajah cantik memesona. Dengan sikapnya yang lembut dan ramah kepada setiap orang, Lala banyak diperebutkan pria. Jangan salah, katanya, setiap menjelang musim nikah, ada saja lelaki yang datang ke rumah. Widih, masa sih Teh?

“Duh, Kang. Kenapa saya sama Kang Kupret nikah muda tuh karena ya masalah itu. Dia takut saya digaet lelaki lain,” curhatnya.

Singkat cerita, di awal pernikahan, Kupret sempat meninggalkan kebiasaan buruk taruhan dan bekerja di pabrik. Walau masih sederhana, mereka hidup bahagia. Ya, saat itu sih keadaan masih aman. Untuk makan sehari-hari masih bisa teratasi.

“Waktu itu Kang Kupret memang janji buat kerja keras supaya bisa hidup mandiri,” kenang Lala.

Setahun menjalani bahtera rumah tangga, lahirlah anak pertama, membuat Kupret dan Lala semakin mesra. Hubungan mereka begitu harmonis. Bahkan, seminggu sekali mereka jalan-jalan bersama anak tercinta, memberi hiburan agar Lala tidak bosan di rumah.

Hingga suatu hari cobaan datang menerjang. Kebahagiaan sirna saat Kupret dipecat dari tempatnya bekerja. Apa mau dikata, akhirnya ia menganggur dan mulai sulit mencari nafkah. Tiga bulan pasca pemecatan sih masih aman karena ada uang tabungan, tapi setelah empat bulan kemudian, mulailah ia merasa kesulitan.

Parahnya, seolah memanfaatkan banyaknya teman, ia malah terus mencari peruntungan lewat perjudian dengan cara berutang. Hampir semua teman yang terlihat mapan meminjaminya uang. Dengan jumlah nominal yang lumayan, lama-kelamaan utang menumpuk memperparah keadaan.

Akibatnya, hampir setiap hari Kupret didatangi orang tak dikenal. Ketika ditanya, orang itu mengaku, disuruh salah satu teman Kupret untuk menagih utang. Katanya, mereka tak enak kalau meminta langsung. Apalah daya, pusing dan tak nyaman menjalani keseharian, Kupret banyak mengurung diri di kamar. Ya ampun, ngeri juga ya!

“Duh, Kang. Sumpah deritanya punya utang itu nyiksa banget. Mending yang nagih itu pakai cara baik-baik, ini mah ada yang membentak, menghina,” tutur Lala.

Sampai suatu malam, dengan kegelisahan yang menekannya, Lala mengaku tak bisa berpikir jernih. Atas saran seorang teman, demi kebaikan dirinya bersama sang anak, ia harus pergi dari rumah. Tanpa memberi kabar kepada Kupret, Lala diam-diam kabur dan tinggal beberapa hari di rumah temannya.

Sontak Kupret pun kelabakan mencari sang istri tercinta. Sampai tiga hari, entah dapat kabar dari mana, Kupret berhasil menemukan Lala. Anehnya, seolah mengerti akan apa yang dirasakan sang istri, Kupret tak sedikit pun memarahi, ia lekas meminta Lala pulang dan menghadapi masalah bersama.

Namun, tamu-tamu tak dikenal terus berdatangan. Mulai dari menitipkan omongan jelek ke tetangga sampai mengirim surat berisi ancaman, jelas membuat Lala tak nyaman. Untuk kedua kalinya, ia pergi dari rumah. Namun, kali ini entah karena malas mencari atau tak peduli, seminggu lebih tak ada tanda-tanda Kupret mencarinya. Lala pun pulang ke rumah orangtua. Duh, ini kok kayak main kucing-kucingan ya, Teh?

“Iya, Kang. Waktu itu pokoknya saya sering kabur-kaburan. Enggak betah di rumah, takut ada kejadian macam-macam,” curhat Lala.

Sebulan kemudian, dengan dukungan orangtua dan keluarga yang selalu menemani, membuat Lala mulai terbiasa hidup tanpa kehadiran Kupret. Namun, Tuhan tampaknya tak membiarkan mereka terpisah terlalu lama. Malam itu saat Lala baru saja menidurkan anaknya, terdengar pintu rumah diketuk dari luar.

Tak lama kemudian ayahnya datang, meminta Lala keluar. Kupret tampak kelelahan duduk di ruang depan. Meski tampak raut kesal di wajah ayah dan ibunya, mereka tak menghalangi Lala bertemu sang suami. Setelah membicarakan hubungan mereka, entah termakan bujuk rayu atau mungkin masih cinta, keesokan harinya Lala bersedia diajak pergi Kupret bersama anaknya. Aih, pergi ke mana, Teh?

“Kita pergi ke Bandung, Kang. Di sana saya dan suami tinggal tiga tahunan. Kang Kupret kerja di tempat temannya. Alhamdulillah, sekarang bisa balik lagi ke Serang tanpa beban. Ya meski belum lunas semua, sedikit demi sedikit utangnya bisa terbayar,” kata Lala.

Oalah, ya semoga utangnya segera lunas dan langgeng selamanya. Amin! (daru-zetizen/zee/dwi)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

22 Desa di Kabupaten Serang Krisis Air Bersih

Next Post

Kota Tangerang Juara Kejurda Gateball

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Kota Tangerang Juara Kejurda Gateball

Kota Tangerang Juara Kejurda Gateball

Bawaslu Mediasi Sengketa Daftar Calon Sementara

Bawaslu Mediasi Sengketa Daftar Calon Sementara

Pocophone F1 Resmi Dipasarkan di Indonesia

Pocophone F1 Resmi Dipasarkan di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kasus Dugaan Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Bantah Setor Uang ke Mantan Kades Kalibaru 

Kasus Dugaan Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Bantah Setor Uang ke Mantan Kades Kalibaru 

Kamis, 21 Mei 2026 09:34
Wamendagri Apresiasi Langkah Efisiensi Wali Kota Serang 

Wamendagri Apresiasi Langkah Efisiensi Wali Kota Serang 

Kamis, 21 Mei 2026 09:23
Mantan Ketua PKS Banten Belum Kembalikan Uang Korupsi Pengadaan Minyak Goreng PT ABM

Mantan Ketua PKS Banten Belum Kembalikan Uang Korupsi Pengadaan Minyak Goreng PT ABM

Kamis, 21 Mei 2026 08:53
Terungkap! Nilai Dugaan Pungli Pertanahan Kota Serang Lebih Dari Rp 2 Miliar

Terungkap! Nilai Dugaan Pungli Pertanahan Kota Serang Lebih Dari Rp 2 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 08:39
Warga Cikeusal Digegerkan dengan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Ciujung 

Warga Cikeusal Digegerkan dengan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Ciujung 

Kamis, 21 Mei 2026 08:30
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Reformasi dan Suara Motor Kurir

Kamis, 21 Mei 2026 07:35
Kasus Dugaan Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Bantah Setor Uang ke Mantan Kades Kalibaru 

Kasus Dugaan Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Bantah Setor Uang ke Mantan Kades Kalibaru 

Kamis, 21 Mei 2026 09:34
Wamendagri Apresiasi Langkah Efisiensi Wali Kota Serang 

Wamendagri Apresiasi Langkah Efisiensi Wali Kota Serang 

Kamis, 21 Mei 2026 09:23
Mantan Ketua PKS Banten Belum Kembalikan Uang Korupsi Pengadaan Minyak Goreng PT ABM

Mantan Ketua PKS Banten Belum Kembalikan Uang Korupsi Pengadaan Minyak Goreng PT ABM

Kamis, 21 Mei 2026 08:53
Terungkap! Nilai Dugaan Pungli Pertanahan Kota Serang Lebih Dari Rp 2 Miliar

Terungkap! Nilai Dugaan Pungli Pertanahan Kota Serang Lebih Dari Rp 2 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 08:39
Warga Cikeusal Digegerkan dengan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Ciujung 

Warga Cikeusal Digegerkan dengan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Ciujung 

Kamis, 21 Mei 2026 08:30
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Reformasi dan Suara Motor Kurir

Kamis, 21 Mei 2026 07:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kasus Dugaan Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Bantah Setor Uang ke Mantan Kades Kalibaru 

Kasus Dugaan Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Bantah Setor Uang ke Mantan Kades Kalibaru 

by Fahmi
Kamis, 21 Mei 2026 09:34

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Jimmy Lie terdakwa kasus dugaan suap program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2022 senilai Rp 1,240...

Wamendagri Apresiasi Langkah Efisiensi Wali Kota Serang 

Wamendagri Apresiasi Langkah Efisiensi Wali Kota Serang 

by Nahrul Muhilmi
Kamis, 21 Mei 2026 09:23

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali melakukan penyisiran anggaran secara menyeluruh...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak