slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Sekam

Reformasi dan Suara Motor Kurir

Mashudi by Mashudi
21-05-2026 07:35:43
in Catatan Sekam
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Catatan Sekam

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Tanggal 21 Mei 1998 selalu punya tempat sendiri dalam ingatan bangsa ini. Tanggal ketika Presiden Soeharto menyatakan berhenti sebagai presiden. Menutup kekuasaan Orde Baru yang bertahan selama 32 tahun.

Rezim yang dulu sangat kuat. Kokoh. Seperti tidak mungkin runtuh.

Baca Juga :

Mas Amin dan Rasa Kopi

Saya Kalah oleh Panitia

Ketika Kejatuhan Dirayakan

Setelah Upacara Selesai

Tapi sejarah mengajarkan: tidak ada kekuasaan yang benar-benar abadi.

Setelah itu Indonesia berubah sangat cepat.

Presiden berganti. Sudah delapan kali pergantian kepemimpinan nasional sejak reformasi bergulir. Suasana politik berubah. Cara orang berbicara berubah. Cara orang mengkritik penguasa juga berubah.

Dan seperti biasa, setiap pergantian zaman selalu melahirkan kalimat-kalimat yang tidak pernah benar-benar mati.

“Enak jaman ku toh…”

“Bagus Presiden A…”

“Lebih baik Presiden B…”

Dan seterusnya.

Kalimat-kalimat itu terus berpindah mulut. Bergantung siapa yang sedang ber­kuasa dan siapa yang sedang kecewa.

Saya pribadi sedang berusaha untuk tidak terlalu terjebak dalam perde­batan itu.

Saya khawatir, kepala saya sendiri justru terlalu sibuk menyandingkan harapan dan kenyataan yang sering kali tidak berjalan beriringan.

Saya tidak mau hanya sibuk mem­banding-bandingkan penguasa, jadi lupa bercermin pada diri sendiri.

Berdebat sampai kepala berkeringat. Urat leher keluar. Seolah paling pe­duli pada nasib bangsa.

Sementara mengerjakan tugas diri sendiri biasa-biasa saja.

Asal kerja.

Asal terlihat kerja.

Tidak sampai kepala berasap. Tidak sampai otot berpikir ikut keluar.

Padahal reformasi dulu tidak diperjuangkan hanya supaya presiden berganti.

Ada harapan besar yang dibawa ke jalan-jalan. Ada kemarahan. Ada ke­bera­nian. Ada darah. Ada maha­siswa yang pulang tinggal nama.

Saya tidak akan membahas satu per satu agenda reformasi. Biarlah masing-masing pembaca yang mengingat dan menilai sendiri: mana yang sudah berjalan, mana yang belum, mana yang terasa maju, mana yang mungkin justru berjalan di tempat. Atau mungkin ada yang ma­lah bergerak ke arah berbeda.

Menilai dan mengkritik penguasa itu penting.

Tapi menilai diri sendiri juga penting.

Supaya telunjuk kita tidak selalu paling tajam ke depan.

Saya justru sedang memikirkan perubahan Indonesia lewat hal-hal kecil. Yang terlihat sepele. Tapi sebenarnya menunjukkan perubahan zaman yang luar biasa.

Pekerjaan yang serba online.

Pelayanan yang makin digital.

Dan tentu saja: belanja online.

Hal kecil yang saya lihat hampir setiap hari. Di kantor sendiri. Di kantor orang lain. Bahkan di rumah sendiri.

Kemarin, saat saya agak lama nongkrong di pos satpam, ada satu pemandangan yang sekarang hampir tidak pernah absen.

Motor kurir.

Datang silih berganti.

Dan sebenarnya bukan cuma ke­ma­rin. Hari-hari sebelumnya juga sama.

Pagi. Siang. Sore. Malam.

Mengantar paket dengan ukuran apa saja. Kecil, sedang, besar. Nama pe­nerimanya juga macam-macam. Kadang satu orang bisa menerima dua sampai tiga paket sehari.

Saya sering memperhatikan itu.

Betapa cepat Indonesia berubah.

Dulu orang pergi ke pasar.

Lalu pindah ke toko modern.

Sekarang cukup rebahan sambil pegang handphone.

Klik.

Checkout.

Tunggu paket datang.

Bahkan generasi sekarang bisa membeli barang mahal tanpa pernah menyentuh barangnya sama sekali.

Sementara generasi saya tumbuh dengan prinsip: sebelum beli harus lihat langsung. Pegang langsung. Kadang ditawar dulu supaya terasa sah sebagai pembeli Indonesia.

Keberanian generasi setengah abad dengan generasi Z ternyata berbeda level.

Anak-anak sekarang santai sekali.

Barang belum datang dua tiga hari, mereka masih bisa tidur nyenyak.

Saya pernah punya pengalaman ber­beda.

Hari ketiga paket belum datang, saya mulai curiga.

Hari keempat mulai sering buka aplikasi pengiriman.

Hari kelima mulai merasa jadi korban modernisasi. Hari keenam mulai berpikir mung­kin paket saya dibajak di tengah ja­lan.

Yang paling lucu, setiap melihat satpam berjalan membawa paket, jantung ikut berharap.

Walaupun kadang ternyata paket orang lain.

Di situ saya merasa: reformasi ternyata bukan cuma mengganti presiden.

Indonesia juga berubah lewat kebiasaan-kebiasaan kecil.

Cara orang belanja berubah.

Cara orang percaya berubah.

Cara orang menunggu berubah.

Bahkan cara orang merasa bahagia juga berubah.

Suara motor kurir yang hilir mudik di depan pos satpam itu sebenarnya adalah suara perubahan zaman.

Reformasi mungkin belum mem­buat semua orang puas.

Masih banyak kritik. Masih banyak keku­rangan. Masih banyak hal yang te­rasa belum selesai.

Tapi setidaknya bangsa ini terus bergerak. Dan mungkin memang begitulah hidup.

Tidak pernah benar-benar ideal.

Tidak pernah benar-benar selesai.

Karena yang paling sulit setelah berhasil menumbangkan sebuah kekuasaan panjang, kadang justru adalah menumbangkan ego dalam diri sendiri. (*)

Tags: Catatan Sekam
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

BREAKING NEWS! Dugaan Korupsi Perizinan Pertanahan, Mantan Kepala Kantor Pertanahan Kota Serang dan Lima Tersangka Ditahan

Next Post

Warga Cikeusal Digegerkan dengan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Ciujung 

Related Posts

Momentum Gerakan Kurangi Plastik
Catatan Sekam

Mas Amin dan Rasa Kopi

by Mashudi
Kamis, 11 Juni 2026 07:37

Biasanya, yang mudah menyatukan orang adalah kesulitan. Orang merasa senasib. Merasa punya luka yang sama. Merasa ada keadaan yang sama-sama...

Read moreDetails

Saya Kalah oleh Panitia

Ketika Kejatuhan Dirayakan

Setelah Upacara Selesai

Belajar dari Panitia Kurban

Dari Pasar Senen ke Pasar Modal

Panas Tinggi Itu Ternyata Neuroblastoma

Petani Futuristik

Kehilangan Teman Naik Gunung

Tunggakan yang Tidak Biasa

Next Post
Warga Cikeusal Digegerkan dengan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Ciujung 

Warga Cikeusal Digegerkan dengan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Ciujung 

Terungkap! Nilai Dugaan Pungli Pertanahan Kota Serang Lebih Dari Rp 2 Miliar

Terungkap! Nilai Dugaan Pungli Pertanahan Kota Serang Lebih Dari Rp 2 Miliar

Mantan Ketua PKS Banten Belum Kembalikan Uang Korupsi Pengadaan Minyak Goreng PT ABM

Mantan Ketua PKS Banten Belum Kembalikan Uang Korupsi Pengadaan Minyak Goreng PT ABM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Kamis, 11 Juni 2026 17:23
Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

Kamis, 11 Juni 2026 17:15
Disway

Disway Top Regional Leader Awards 2026, Mashudi: Apresiasi Kepala Daerah yang Kerja Baik dan Berdampak

Kamis, 11 Juni 2026 17:07
Pemkot Serang Verifikasi Ulang Penerima Insentif Keagamaan

Pemkot Serang Verifikasi Ulang Penerima Insentif Keagamaan

Kamis, 11 Juni 2026 17:06
Memastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi, Kemenkum Banten Evaluasi Program Bantuan Hukum

Memastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi, Kemenkum Banten Evaluasi Program Bantuan Hukum

Kamis, 11 Juni 2026 16:36
Masih Buka, Dua Dapur MBG di Sindang Panon Didatangi Bhabinkamtibmas

Masih Buka, Dua Dapur MBG di Sindang Panon Didatangi Bhabinkamtibmas

Kamis, 11 Juni 2026 16:19
Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Kamis, 11 Juni 2026 17:23
Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

Kamis, 11 Juni 2026 17:15
Disway

Disway Top Regional Leader Awards 2026, Mashudi: Apresiasi Kepala Daerah yang Kerja Baik dan Berdampak

Kamis, 11 Juni 2026 17:07
Pemkot Serang Verifikasi Ulang Penerima Insentif Keagamaan

Pemkot Serang Verifikasi Ulang Penerima Insentif Keagamaan

Kamis, 11 Juni 2026 17:06
Memastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi, Kemenkum Banten Evaluasi Program Bantuan Hukum

Memastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi, Kemenkum Banten Evaluasi Program Bantuan Hukum

Kamis, 11 Juni 2026 16:36
Masih Buka, Dua Dapur MBG di Sindang Panon Didatangi Bhabinkamtibmas

Masih Buka, Dua Dapur MBG di Sindang Panon Didatangi Bhabinkamtibmas

Kamis, 11 Juni 2026 16:19

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

by Fahmi
Kamis, 11 Juni 2026 17:23

Sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak oleh Polda Banten.

Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 11 Juni 2026 17:15

Launching Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG di SDN Julang, Kecamatan Cikande, oleh LamiPak dan Frisian Flag.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak