RADIKALISME menjadi ancaman bagi generasi muda dengan sebuah ideologi yang bertujuan memecah belah bangsa. Kelompok radikal umumnya menginginkan perubahan dalam tempo singkat dan secara drastis serta melanggar sistem sosial yang berlaku.
Generasi milenial dibanjiri dengan derasnya arus informasi karena kemudahan teknologi. Guna mencegah penyeberan paham itu nilai-nilai Pancasila yang ada harus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan begitu nilai-nilai Pancasila akan diamalkan oleh seluruh masyarakat.
Muhammad Nasehudin, Ketua FPI Kota Serang mengungkapkan, upaya memerangi paham tersebut harus dilakukan secara bersama-sama. Ia pun menyatakan menolak paham radikalisme dan segala bentuk tindakan radikal.
“Dari dalam hati saya menolak paham radikalisme di wilayah hukum Polda Banten karena itu bertentangan dengan hukum agama dan negara. Saya akan menjadi warga Indonesia yang patuh hukum bersendikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” ujarnya. (ADVERTORIAL)









