slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Saingan Usaha, Baong Difitnah Punya Hubungan dengan Wanita Tionghoa

Aas Arbi by Aas Arbi
16-12-2018 22:34:16
in Sosial Budaya
Saingan Usaha, Baong Difitnah Punya Hubungan dengan Wanita Tionghoa
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Ini kisah penuh drama dan air mata. Sang lelaki, sebut saja Baong (56), yang mengaku pernah menjalani rumah tangga bersama Eyah (54), nama samaran, kini hanya bisa menelan pahitnya penyesalan. Ya, di balik sosoknya yang selalu terlihat ceria dan semangat, siapa sangka, masa lalunya penuh luka. Aih, memangnya ada apa sih, Kang?

“Hehe, ya setiap orang pasti punya pengalaman pahit di hidupnya. Waktu itu kejadiannya pas saya usia 39 tahun dan Eyah 37 tahun,” terang Baong kepada Radar Banten.
Seperti diceritakan Baong, ia warga asli di salah satu kampung di Kabupaten Tangerang. Terlahir dari keluarga sederhana, tak kaya tapi tak bisa dianggap miskin juga, Baong tumbuh menjadi lelaki yang penuh motivasi dalam meraih sesuatu.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Hebatnya, meski kesehariannya tak terlalu susah dalam hal ekonomi karena sang ayah berprofesi sebagai guru dan ibu berjualan, Baong kecil sudah dididik menjadi pengusaha.

Ya, katanya, di saat teman-temannya asyik bermain, ia justru berjualan es keliling buatan sang ibu. Subhanallah.

Baong bercerita, mulai dari situlah, ketika ia sudah mampu mencari uang sendiri di usia masih belia, keinginan menjadi pengusaha itu tertanam dalam dirinya. Terbukti, ketika beranjak dewasa, Baong mencoba meningkatkan penghasilan dengan berjualan makanan di areal sekolah.

Tak hanya itu, ia juga membuka warung peralatan sekolah seperti pulpen, buku, dan lain-lain. Namun lantaran tak sanggup membayar biaya sewa ruko, akhirnya bisnis tak bertahan lama. Mencoba beberapa usaha lainnya, tetapi kegagalan terus-menerus menghampiri.

Tapi, bukan Baong namanya kalau menyerah pada keadaan. Ia terus berdagang dan berdagang, sampai usia beranjak dewasa, bisnisnya belum juga menemukan jalan mulus. Hingga akhirnya ia tak bisa membantah kemauan orangtua, Baong pun mengakhiri masa lajang dengan menikahi wanita anak rekan sang ayah, wanita itu tak lain adalah Eyah.

Dengan pesta pernikahan sederhana, Baong dan Eyah resmi menjadi sepasang suami istri. Lantaran mereka tak mengenyam pendidikan formal, terpaksa Baong berjuang memenuhi ekonomi dengan kerja serabutan. Berdagang apa saja yang penting halal, ia bekerja keras mencari nafkah.

Beruntung, Baong mendapat istri yang selalu mengerti keadaan suami. Eyah tak pernah lelah menemani meski kesulitan ekonomi menghampiri. Sampai dua tahun kemudian, mereka dianugerahi anak pertama, membuat hubungan semakin mesra. Dan mungkin benar kata pepatah yang mengatakan, banyak anak banyak rezeki, sejak kelahiran sang buah hati, lantaran Eyah asli Serang, Baong diminta orangtua sang istri pindah dan diberi satu ruko di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Serang.

Dua tahun kemudian lahirlah anak kedua. Sejak saat itu, seolah diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menjadi orang kaya. Karena keuletan dan kejujuran dalam berdagang, Baong diberi kepercayaan oleh para pelanggannya. Otomatis, usahanya pun berjalan lancar. Widih, memang usaha apa sih, Kang?

“Ya waktu awal-awal sih sempat coba jual perabotan, terus ganti sembako, tapi akhirnya ya balik lagi, rezekinya di jualan lemari, kasur, dan barang-barang rumahan gini,” kata Baong.

Ekonomi meningkat, Baong dan Eyah mulai dipandang masyarakat. Mengumpulkan uang dan terus bekerja keras, ia sanggup membeli kendaraan pribadi dan membangun rumah. Pokoknya, waktu itu ia dianggap orang kaya baru di mata masyarakat kampung.

Namun, lagi-lagi, mungkin ini cara Tuhan menguji Baong dalam menjalani hidupnya. Masalah satu selesai, timbul lagi masalah baru. Kejamnya dunia bisnis, bukan hanya berbicara untung rugi, tapi juga persaingan sesama pedagang yang terkadang menghalalkan berbagai cara untuk menjatuhkan. Aih, kenapa, Kang?

“Ya memang, sebelum saya tempati ruko, di sampingnya tuh ada yang usaha perabotan juga. Mungkin pas ada ruko saya, pelanggan dia pada lari ke ruko saya. Tapi, jahatnya, dia tega fitnah saya,” ungkap Baong. Aih, fitnah bagaimana, Kang?

Baong pun mulai bercerita. Siang itu, sang pesaing bisnisnya memang tampak cemberut. Ketika disapa dan mencoba mengakrabkan diri, hanya raut masam yang Baong terima. Mencoba tak memikirkan hal itu, Baong fokus menjalankan bisnis.

Namun, apalah daya, mungkin menemukan satu titik yang bisa dijadikan cara untuk menyerang, sang pesaing bisnisnya itu kerap melihat Baong berbicara berdua dengan wanita keturunan Tionghoa. Wanita itu tak lain rekan pedagang di seberang jalan.

Bagai mengetahui kelemahan lawan perang, dibuatlah isu Baong ada hubungan spesial dengan sang wanita itu. Parahnya, seolah membayar beberapa orang untuk meramaikan kebohongan itu, Eyah pun mendengar dan bersikap reaktif meski belum terbukti benar.

Apalah daya, merasa dikhianati Baong, Eyah mengamuk dan membuat ramai orang-orang pasar. Kata Baong, saat itu Eyah mengeluarkan kata-kata yang membuatnya terluka. Jadilah Baong merasa terhina dan naik darah. Membalas amukan dengan amukan, keributan pun semakin menjadi-jadi.

“Masa dia bilang di depan orang banyak, ini suami enggak tahu diri. Ruko ini awalnya punya keluarga saya dan dikasih ke dia, eh sekarang malah mendua,” kata Baong mengikuti ucapan Eyah.

Keributan berlangsung sampai di rumah. Seminggu kemudian, meski sudah dijelaskan tetapi Eyah tetap tak mau mendengarkan, Baong pun berjanji akan membayar tanah ruko jika Eyah ingin berpisah. Akhirnya, mungkin telanjur sakit hati, keduanya pun bercerai.

Katanya, setelah setahun berlalu, sebenarnya mereka sempat kembali dekat dan ingin rujuk. Namun, Eyah memilih lelaki lain yang lebih kaya. Baong pun akhirnya menemukan istri baru dan kini hidup bahagia.

Oalah, sabar ya Kang Baong, semoga langgeng sama istru barunya dan dijauhkan dari fitnah. Amin. (daru-zetizen/zee/ira)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Piaggio Indonesia Buka Diler Ke-38 di Nusa Dua Bali

Next Post

Lima Kiat Agar Tidur Lebih Berkualitas

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Lima Kiat Agar Tidur Lebih Berkualitas

Lima Kiat Agar Tidur Lebih Berkualitas

Senggol Motor, Pemotor Tewas Terlindas Truk

Laka Maut: Sopir Dump Truk Wajib Lapor

Ujian Nasional 2019 Dimulai Lebih Awal

Ujian Nasional 2019 Dimulai Lebih Awal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Selasa, 16 Juni 2026 19:00
Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Selasa, 16 Juni 2026 18:38
Kinerja Pertamina

Pertamina Catatkan Kinerja Eksplorasi Solid, Tahun 2025 Produksi Tembus 1 Juta BOEPD

Selasa, 16 Juni 2026 18:23
Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Selasa, 16 Juni 2026 17:49
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Selasa, 16 Juni 2026 16:44
BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

Selasa, 16 Juni 2026 16:10
Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Selasa, 16 Juni 2026 19:00
Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Selasa, 16 Juni 2026 18:38
Kinerja Pertamina

Pertamina Catatkan Kinerja Eksplorasi Solid, Tahun 2025 Produksi Tembus 1 Juta BOEPD

Selasa, 16 Juni 2026 18:23
Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Selasa, 16 Juni 2026 17:49
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Selasa, 16 Juni 2026 16:44
BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

Selasa, 16 Juni 2026 16:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

by Redaksi
Selasa, 16 Juni 2026 19:00

Penulis : DR. KH. Encep Safrudin Muhyi, M.M., M.Sc, Pimpinan Pondok Pesantren Fathul Adzmi) Bulan Pertama Hijriah Muharram adalah bulan...

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

by Adam Fadillah
Selasa, 16 Juni 2026 18:38

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Sahruji, membantah pernyataan yang menyebut dirinya telah digantikan dari jabatan Ketua DPC...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak