SERANG – Pasca bencana banjir di empat desa, Kecamatan Padarincang akibat luapan Rawa Danau dan Sungai Cikalumpang, sejumlah warga yang terdampak banjir mengeluhkan gatal-gatal.
Hal itu diungkapkan Kepala Puskesmas Padarincang Lilis Nurliana, berdasarkan keluhan warga di posko pengobatan gratis yang didirikan puskesmas. Kata Lilis, pihaknya sudah membuka posko pelayanan pengobatan gratis untuk warga yang terdampak banjir di wilayahnya. “Pasca banjir kebanyakan warga mengeluhkan gatal-gatal, batuk, pilek, sampai muntah-muntah. Mungkin faktor cuaca juga,” ungkap Lilis kepada Radar Banten melalui sambungan telepon seluler, Rabu (2/1/2019).
Selama mendirikan posko kesehatan, kata Lilis, sebanyak 112 pasien yang terlayani. Puskesmas, kata Lilis, dibantu tim Promosi Kesehatan (Promkes) dan Kesehatan Keliling (Kesling) puskesmas yang memberikan penyuluhan kepada warga. Lilis menegaskan, posko pengobatan gratis khusus didirikan secara sukarela untuk pelayanan korban banjir. Pihaknya juga mendapatkan kiriman bantuan obat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang. “Stok obat alhamdulillah mencukupi. Kita layani gratis tanpa pungutan biaya,” tegasnya. (Rozak)








