slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Jangan Terlalu Sering Pakai Headset, Ini Bahayanya

Aas Arbi by Aas Arbi
30-01-2019 11:34:46
in Kesehatan, Style
Jangan Terlalu Sering Pakai Headset, Ini Bahayanya
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Memakai headset, earphone, atau sejenisnya saat mendengarkan musik atau menonton drama Korea dari ponsel memang menyenangkan. Anda bisa lebih terhanyut dan mampu menangkap suara-suara dengan lebih baik.

Baca Juga :

Kebanyakan Makan Sate dan Gulai Saat Iduladha? Ini Makanan Penetralisir Kolesterol yang Disarankan Ahli

Ada Benjolan di Area Perut atau Selangkangan, Itu Pertanda Hernia

Cuaca Panas Ekstrem Jadi Pemicu Hipertermia pada Tubuh

667 Warga Pandeglang Derita Campak, Mayoritas Pasien Harus Dirawat

Namun pemakaian yang terlalu sering, perlahan-lahan bakal membuat telinga Anda tidak aman dan sehat. Sebaik apapun, sebagus apapun kualitas headset yang Anda miliki, dan seaman apapun yang dijamin produsen headset yang Anda beli, sampai saat ini belum ada satu pun headset yang bisa menjamin telinga akan tetap sehat.

Selain menjaga headset Anda tetap “sehat”, dengan merawatnya dari debu dan kotor, Anda juga harus menjaga kuantitas penggunaannya. Termasuk dalam seberapa besar volumenya ketika menggunakan headset, baik itu earphone maupun headphone.

 Ini bahayanya jika Anda terlalu sering menggunakan headset.

Kehilangan Pendengaran

World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa mendengarkan musik yang terlalu besar akan membuat kehilangan pendengaran. Anak-anak muda yang memutar musik terlalu kencang di smartphone, iPod, atau laptop sampai terdengar seperti berada di konser atau klub akan sangat berisiko kehilangan pendengaran. WHO melaporkan bahwa lebih dari 1,1 juta orang berusia 12-35 tahun berisiko kehilangan pendengaran karena hal ini!

Dikutip Popsci.com, beberapa studi menunjukkan jumlah anak muda yang pendengarannya rusak meningkat beberapa tahun belakangan karena mendengarkan musik terlalu kencang di smartphone atau iPod mereka. Pada 1994, 3,5% remaja Amerika mengalami kehilangan pendengaran, tapi angka tersebut meningkat pada 2006 sampai 5%. WHO pun akhirnya menyarankan agar ketika mendengarkan musik dengan headset, setidaknya paling lama adalah 1 jam per hari dan dengan volume yang tidak lebih dari 60%.

WHO mengatakan ada dua cara untuk mengurangi risiko kehilangan pendengaran ketika menggunakan headset, yaitu : mengurangi intensitas mendengarkan musik menggunakan headset dan mengurangi volume saat mendengarkan musik dengan headset.

Kerusakan Permanen

Ini dikarenakan penggunaan headset secara terus-menerus. Frekuensi pemakaian yang terlalu lama juga dapat menimbulkan kerusakan telinga permanen seperti pecahnya gendang telinga yang dapat menurunkan pendengaran bahkan dapat menyebabkan tuli.

Ada baiknya memberikan jeda beberapa waktu supaya telinga kita bisa terbiasa kembali dengan keadaan default. Jika tidak, ketegangan telinga akibat musik keras akan terus berlangsung sehingga dapat menimbulkan kerusakan telinga permanen.

Ambang Pendengaran

Penggunaan headset atau earphone yang berlebih juga dapat mempengaruhi ambang pendengaran. Jika di saat biasa kita dapat mendengar suatu hal dari jarak yang cukup jauh, namun dengan berubahnya ambang pendengaran, maka hanya bisa mendengar suara dengan jelas ketika jaraknya sudah cukup dekat.

Para peneliti dari Oregon Health and Science University juga mengatakan bahwa ada bukti bahwa mendengarkan musik selama 15 menit dengan headphone atau headset biasa di iPod dengan volume yang dipasang maksimal, akan menimbulkan kerusakan pendengaran. Suara yang kencang akan menyebabkan kehilangan pendengaran karena merusak stereocilia, rambut halus yang berada di dalam telinga. Ia membuat getaran suara yang ditangkap kemudian disalurkan ke otak.

Kerusakan Otak

Earphone atau headset yang digunakan juga ternyata memancarkan gelombang elektromagnetik tersendiri. Hal ini diyakini dapat memicu kerusakan otak dikarenakan oleh radiasi dari headset atau earphone Hal ini dibuktikan dengan percobaan pada tikus dan tumbuhan.

Otak tikus terpengaruh oleh gelombang radiasi ini yang mengakibatkan kerusakan pada otak tikus. Sedangkan pada tumbuhan, perlahan layu dikarenakan paparan musik keras yang menerpa selama beberapa hari. Lain dengan yang diberikan perlakuan dengan memainkan musik lembut. Tanaman akan semakin cepat tumbuh dikarenakan adanya stimulasi positif dari musik yang lembut.

Namun jika Anda memang sangat suka mendengarkan musik melalui headset atau earphone, untuk mencegah atau menghindari ketulian bisa menggunakan beberapa cara ini :

Memilih Headset Berkualitas Tinggi

Owen Brimijoin, Ilmuwan Investigasi MRC Institute of Hearing Research di Glasgow, mengatakan, setidaknya apabila Anda membeli headset atau headphone, belilah yang benar-benar berkualitas tinggi atau berkualitas baik. Yang murah tidak akan mentransmisikan bass dengan baik. Ketika Anda meningkatkan volumenya, ini biasanya juga meningkatkan frekuensi suara hingga berbahaya bagi pendengaran. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan vitamin antioksidan, seperti vitamin C, bisa mencegah hilangnya pendengaran, jadi makan apel juga ketika Anda mendengarkan musik.

Headset atau headphone sebenarnya bisa baik atau buruk bagi kesehatan pendengaran Anda, menurut ahli audiologi, Kathleen Campbell, profesor dari Southern Illinois University School of Medicine. Headset atau headphone over-ear atau noise-canceling ideal untuk Anda gunakan.

Namun, tetap saja, headset yang murah tidak disarankan karena malah akan membawa efek buruk bagi telinga Anda. Apalagi ketika Anda membesarkan volumenya sampai maksimal yang akan merusak pendengaran Anda hanya dalam 4 menit, dan banyak anak muda tidak menyadari bahwa kerusakan tersebut bisa jadi permanen.

Menyeimbangkan Durasi dan Intensitas Suara

Jika ingin mendengarkan musik tanpa berpotensi mengganggu pendengaran, gunakan aturan 60:60. Artinya, dengarkan musik tidak lebih dari 60 menit tiap hari. Selain itu, atur volume suara tidak melebihi 60% dari volume maksimal.

Atur Volume

Hindari mendengarkan musik dengan volume yang terlalu tinggi. Tanda-tanda bahwa seseorang mendengarkan musik terlalu keras adalah ketika suara yang muncul tidak nyaman di telinga, yang biasanya menyebabkan pusing atau sakit pada gendang telinga. Jika memakai headset dengan suara yang terdengar oleh orang lain, berarti volume musik yang didengarkan terlalu keras. Segera kurangi volume suara tersebut.

Gunakan Headphone

Sebaiknya kenakan headphone yang memblokir suara dari luar saat mendengarkan musik. Memakai alat ini bisa membantu seseorang mendengarkan musik dengan volume lebih rendah, namun lebih nyaman karena suara bising di sekitar kita masih bisa diminimalkan. Meski menimbulkan kenyamanan, istirahatkan telinga dari mendengarkan musik dengan bantuan headphone secara berkala. (Hilal Ahmad)

Tags: headsetKesehatanTelinga
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hadapi Leicester City, Liverpool Incar Kemenangan Kedelapan

Next Post

Pemkot Serang Perbaiki Drainase Penyebab Banjir

Related Posts

Tips and Tricks

Kebanyakan Makan Sate dan Gulai Saat Iduladha? Ini Makanan Penetralisir Kolesterol yang Disarankan Ahli

by Yusuf Permana
Kamis, 28 Mei 2026 13:18

RADARBANTEN.CO.ID – Hari Raya Iduladha sudah berlalu, tapi belum selesai sepenuhnya. Sebab, usai hari raya aneka olahan daging kurban seperti...

Read moreDetails

Ada Benjolan di Area Perut atau Selangkangan, Itu Pertanda Hernia

Cuaca Panas Ekstrem Jadi Pemicu Hipertermia pada Tubuh

667 Warga Pandeglang Derita Campak, Mayoritas Pasien Harus Dirawat

Campak Penyakit Infeksi yang Perlu Diwaspadai, Khususnya pada Anak-anak

Jangan Remehkan Dehidrasi, Sejumlah Fungsi Organ Vital ini Dapat Terganggu

Ikan Asin Enak tapi Tinggi Garam, Ini Tips Aman Mengonsumsinya

DPRD Lebak Dorong Dinkes Optimalkan Vaksinasi, Cegah Campak

Pola Makan Berubah, Risiko Penyakit Meningkat Usai Lebaran

Waspada! Penyakit Jantung Masih Menjadi Penyebab Masalah Kesehatan di Indonesia

Next Post
Drainase Buruk, Jalan di Kota Serang Tergenang Lagi

Pemkot Serang Perbaiki Drainase Penyebab Banjir

135 Pelajar di Cilegon Terima Beasiswa

135 Pelajar di Cilegon Terima Beasiswa

Bintang Sains 2019 di Kecamatan Tunjungteja, Pecah Tangis Bahagia Guru dan Siswa

Bintang Sains 2019 di Kecamatan Tunjungteja, Pecah Tangis Bahagia Guru dan Siswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

UMKM Binaan Bea Cukai Merak Tembus Pasar Internasional

UMKM Binaan Bea Cukai Merak Tembus Pasar Internasional

Kamis, 4 Juni 2026 19:16
Dana Bantuan Parpol Kabupaten Serang Naik

Dana Bantuan Parpol Kabupaten Serang Naik

Kamis, 4 Juni 2026 17:46
BRI Region 8 Jakarta 3 Resmikan KCP Cengkareng Timur All Segmen, Layanan Mikro dan Ritel Kini Terintegrasi

BRI Region 8 Jakarta 3 Resmikan KCP Cengkareng Timur All Segmen, Layanan Mikro dan Ritel Kini Terintegrasi

Kamis, 4 Juni 2026 17:40
Peletakan Batu Pertama Pabrik Air Minum Kemasan Tirta Ratu Dimulai, Diharapkan Jadi Leader Air Minum Kemasan di Banten

Peletakan Batu Pertama Pabrik Air Minum Kemasan Tirta Ratu Dimulai, Diharapkan Jadi Leader Air Minum Kemasan di Banten

Kamis, 4 Juni 2026 17:36
Tukang Cilok Tewas di Cikupa Tangerang, Polisi Sebut Ada 8 Luka Sabetan Senjata Tajjam

Tukang Cilok Tewas di Cikupa Tangerang, Polisi Sebut Ada 8 Luka Sabetan Senjata Tajjam

Kamis, 4 Juni 2026 17:31
Soal Kehadiran Koperasi Merah Putih, Bos Alfamart: Kami Fokus Tingkatkan Layanan

Soal Kehadiran Koperasi Merah Putih, Bos Alfamart: Kami Fokus Tingkatkan Layanan

Kamis, 4 Juni 2026 17:28
UMKM Binaan Bea Cukai Merak Tembus Pasar Internasional

UMKM Binaan Bea Cukai Merak Tembus Pasar Internasional

Kamis, 4 Juni 2026 19:16
Dana Bantuan Parpol Kabupaten Serang Naik

Dana Bantuan Parpol Kabupaten Serang Naik

Kamis, 4 Juni 2026 17:46
BRI Region 8 Jakarta 3 Resmikan KCP Cengkareng Timur All Segmen, Layanan Mikro dan Ritel Kini Terintegrasi

BRI Region 8 Jakarta 3 Resmikan KCP Cengkareng Timur All Segmen, Layanan Mikro dan Ritel Kini Terintegrasi

Kamis, 4 Juni 2026 17:40
Peletakan Batu Pertama Pabrik Air Minum Kemasan Tirta Ratu Dimulai, Diharapkan Jadi Leader Air Minum Kemasan di Banten

Peletakan Batu Pertama Pabrik Air Minum Kemasan Tirta Ratu Dimulai, Diharapkan Jadi Leader Air Minum Kemasan di Banten

Kamis, 4 Juni 2026 17:36
Tukang Cilok Tewas di Cikupa Tangerang, Polisi Sebut Ada 8 Luka Sabetan Senjata Tajjam

Tukang Cilok Tewas di Cikupa Tangerang, Polisi Sebut Ada 8 Luka Sabetan Senjata Tajjam

Kamis, 4 Juni 2026 17:31
Soal Kehadiran Koperasi Merah Putih, Bos Alfamart: Kami Fokus Tingkatkan Layanan

Soal Kehadiran Koperasi Merah Putih, Bos Alfamart: Kami Fokus Tingkatkan Layanan

Kamis, 4 Juni 2026 17:28

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

UMKM Binaan Bea Cukai Merak Tembus Pasar Internasional

UMKM Binaan Bea Cukai Merak Tembus Pasar Internasional

by Adam Fadillah
Kamis, 4 Juni 2026 19:16

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID  – UMKM binaan Bea Cukai Merak, CV Naufan Putra, kembali menunjukkan daya saing produk lokal Banten di pasar global....

Dana Bantuan Parpol Kabupaten Serang Naik

Dana Bantuan Parpol Kabupaten Serang Naik

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 4 Juni 2026 17:46

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dana Bantuan Partai Politik (Banparpol) tahun 2027 di Kabupaten Serang akan mengalami kenaikan sebesar Rp1.000 per suara. Semula Banparpol...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak