SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat ada 13 kebakaran sejak Januari hingga Februari 2019. Kebakaran terjadi di permukiman, industri, dan bangunan lainnya.
Operator Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Serang Joni Efendi mengatakan, pada Januari 2019 terjadi lima kebakaran. Sementara, pada Februari terjadi delapan kebakaran.
Joni mengatakan, informasi kebakaran diperoleh melalui server Pusdalops. Kemudian, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk upaya penanganan.
“Kalau penanganan kebakaran berbeda dengan yang lainnya. Begitu dapat informasi kita langsung turun. Tidak usah dilakukan assessment terlebih dahulu, karena sifatnya emergency,” katanya, Senin (25/2).
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, personel pemadam kebakaran standby selama 24 jam dengan sistem piket.
“Kita ada delapan mobil pemadam kebakaran. Dua ada di pos Anyar dan Petir, ditambah dengan water suplay dua. Jika kurang kita juga bisa meminta bantuan mobil tangki air dan pemadam di perusahaan industri,” katanya.
Nana mengimbau kepada warga agar segera melapor jika terjadi kebakaran di wilayahnya. Warga juga diminta berhati-hati dan teliti, salah satunya dengan mengecek kondisi kabel listrik untuk mengantisipasi kebakaran. “Segera laporkan ke kami, jangan menunggu api besar dulu,” pungkasnya. (Abdul Rozak/Aas)









