LEBAK – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Rangkasbitung – Malingping, Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur, Lebak, Senin (25/2). Pikap yang kemudian diketahui dikendarai oleh Rizal terbalik sekira pukul 8.30 WIB. Bahkan Rizal dan rekannya, Ujang, mengalami luka di tangan dan kaki.
Usai terbalik, kaca mobil pikap bernomor polisi B 9897 GZA terlihat pecah dan serpihannya berserakan di jalan raya. Akibatnya, pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di lokasi kecelakaan memperlambat laju kendaraan. Beberapa pengendara yang berhenti berinisiatif mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Ujang, penumpang mobil pikap mengatakan, dia dan rekannya dari arah Malingping menuju Rangkasbitung. Di lokasi jalan berkelok, ban mobil terlalu pinggir masuk parit. Saat itu pula kendaraan tetap melaju akhirnya terbalik.
“Saya hanya mengalami luka lecet di bagian kaki dan tangan, sedangkan sopir luka di tangannya. Mungkin terkena serpihan kaca mobil di bagian depan,” kata Ujang kepada wartawan.
Kondisi badan jalan dan bahu jalan yang tidak rata menjadi penyebab kecelakaan. Saat ban mobil tak menapak di jalan beton, mobil langsung miring dan terpelanting ke bagian kanan.
“Mestinya bahu jalan beton diuruk agar aman dan nyaman dilalui. Sekarang, dari Malingping sampai Rangkasbitung, sebagian besar bahu jalan tidak diuruk, sehingga membahayakan pengguna jalan. Bahkan, perbedaan ketinggian badan jalan beton dengan bahu jalan kurang lebih 30 sentimeter,” ungkapnya. (Mastur/Aas)










