slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Pemerintahan

Perbedaan Pilihan Politik Jangan Sampai Memecah Belah Umat

Aas Arbi by Aas Arbi
26-02-2019 22:11:05
in Pemerintahan, Politik
Perbedaan Pilihan Politik Jangan Sampai Memecah Belah Umat

Narasumber dialog Zul Masyhur, Iif Fikriyati Ihsani, Maman Suratman, dan moderator Anna Gurning saat menjawab pertanyaan dari peserta.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengundang ormas dan lembaga keagamaan di Provinsi Banten untuk mengikuti forum dialog peningkatan kesadaran warga negara Indonesia akan hak dan kewajibannya di Le Dian Hotel & Cottage, Kota Serang, Selasa (26/2).

Forum dialog yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Iif Fikriyati Ihsani (akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Zul Masyhur (akademisi Universitas Nasional), dan Maman Suratman (Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Banten). Acara dibuka oleh Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Polpum Kemendagri Prabawa Eka Soesanta.

Baca Juga :

Tangsel Raih Penghargaan Kemendagri, Status Kinerja Tinggi EPPD 2025

52 Persen Warga Lebak Tidak Punya Buku Nikah

176 Ribu Anak di Lebak Belum Miliki Kartu Identitas Anak

Raih Indeks ETPD Tertinggi se-Indonesia, Pemkab Serang Dijadikan Percontohan oleh Kementerian

Akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Iif Fikriyati Ihsani mengungkapkan, pesta demokrasi juga memberi ruang kepada rakyat untuk memberikan suara. Bahkan, kebebasan untuk mengungkapkan kepentingan masing-masing. Namun, ia mengingatkan, demokrasi yang dijalankan jangan sampai melanggar hak asasi dan kepentingan orang lain. Harus ada penghormatan pada hak asasi orang lain. Sebab demokrasi Indonesia, spiritnya bukan demokrasi individual yang kebablasan.

“Indonesia sebagai negara demokrasi, dengan hadirnya partai politik sebagai manifestasi dari suatu sistem politik yang mewakili aspirasi rakyat, itu yang harus terwujud,” katanya.

Mengenai dialog kebangsaan yang digelar Kemendagri, Iif berharap, bisa jadi instrumen yang bisa menumbuhkan kesadaran publik akan hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara. Sehingga mereka dapat mengunakan hak pilihnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan kritis dan dewasa.

Mengenai situasi politik yang semakin memanas di masa kampanye, Iif mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh agama, untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai perbedaan pilihan politik memecah belah umat. “Saya percaya masyarakat Banten merupakan masyarakat yang ramah dan santun, yang siap menghadapi perbedaan pilihan politik pada Pemilu 2019. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat serta teman-teman media menjadi kunci untuk menjamin pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan damai dan partisipasi pemilih meningkat,” ungkapnya.

“Insya Allah Banten tidak termasuk daerah yang masyarakatnya mudah terprovokasi oleh informasi hoax, fitnah dan ujaran kebencian yang marak di medsos. Kegaduhan yang terjadi memang sengaja dibuat oleh pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan, tapi itu saya yakin tidak akan memicu konflik saat Pemilu 2019 digelar,” tambah Iif.

Pada kesempatan yang sama, akademisi Universitas Nasional (Unas) Zul Masyhur mengatakan, instrumen demokrasi adalah politik atau kebijakan yang tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat. “Karena tujuannya itulah, dibutuhkan partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi. Sebab demokrasi yang kita anut adalah demokrasi Pancasila, di mana setiap kebijakan yang dibuat, landasannya harus berdasarkan Pancasila,” ungkapnya.

Demokrasi, lanjut Zul, memang memberi ruang kebebasan bagi warga negara untuk mengekspresikan aspirasinya. Bahkan demokrasi juga menjamin hak politik warga negara. Tapi dalam konteks Indonesia, demokrasi yang dijalankan harus tetap menghormati keragaman. Penghargaan pada kebhinekaan harus tetap dijaga.

“Sistem demokrasi telah jadi pilihan bangsa Indonesia. Sistem ini pula, yang diyakini akan meningkatkan kebebasan berpolitik. Lewat pemilu, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari demokrasi, suksesi kepemimpinan dilakukan, baik di level daerah, maupun nasional,” jelasnya.

Apapun fakta sejarah, bahwa Indonesia adalah bangsa yang beragama, tak boleh diabaikan. “Namun demokrasi yang dianut Indonesia adalah demokrasi yang damai dan menghargai keberagaman yang dimiliki negeri ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pemilu 2019 menjadi tantangan untuk mewujudkan demokrasi tanpa kekerasan, dan demokrasi yang menghargai adanya keanekaragaman dan hak asasi manusia. “Karena demokrasi seperti itu, yang bakal berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Misalnya, melalui rasa aman, tentram dan damai,” katanya.

Terkait masyarakat di Provinsi Banten, Zul mengaku selama ini sudah dewasa menyikapi perbedaan politik setiap gelaran pilkada dan pemilu. “Selama ini Banten kondusif dan aman, yang jadi catatan hanya persoalan partisipasi pemilih yang perlu jadi perhatian,” jelasnya. (Deni S/Aas)

Tags: kemendagriPilpres 2019
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Diskominfo Cilegon Gelar Pelatihan Pengelolaan Website

Next Post

KPK Bidik Suap Korporasi

Related Posts

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memperlihatkan penghargaan
Berita Utama

Tangsel Raih Penghargaan Kemendagri, Status Kinerja Tinggi EPPD 2025

by Syaiful Adha
Senin, 27 April 2026 12:12

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID-Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan...

Read moreDetails

52 Persen Warga Lebak Tidak Punya Buku Nikah

176 Ribu Anak di Lebak Belum Miliki Kartu Identitas Anak

Raih Indeks ETPD Tertinggi se-Indonesia, Pemkab Serang Dijadikan Percontohan oleh Kementerian

Pemkab Lebak Akan Segera Gelar Pilkades PAW di 8 Desa

Pemkab Pandeglang Dorong OPD Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Setelah Menerima Penghargaan Radar Banten Awards, Bupati Pandeglang Dapat Penghargaan dari Kemendagri

3.486 PPPK Paruh Waktu Bakal Dilantik, 900 Honorer Cilegon Masih Galau Tanpa Kepastian

Kabar Gembira! Besok, Jum’at 5 Desember 2025, 3.486 PPPK Paruh Waktu Cilegon Bakal Dilantik

Wakil Bupati Lebak Terima Perwakilan Ditjen Kemendagri Bahas Soal Program Wefsrid

Next Post
KPK Bidik Suap Korporasi

KPK Bidik Suap Korporasi

Teen Talk Celeng

Teen Talk Celeng

Hadapi Real Madrid, Barcelona Turunkan Starting XI Terbaik

Hadapi Real Madrid, Barcelona Turunkan Starting XI Terbaik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:42
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:28
Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Sabtu, 30 Mei 2026 17:16
20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

Sabtu, 30 Mei 2026 16:23
Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Sabtu, 30 Mei 2026 15:32
Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 15:19
Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:42
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:28
Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Sabtu, 30 Mei 2026 17:16
20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

Sabtu, 30 Mei 2026 16:23
Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Sabtu, 30 Mei 2026 15:32
Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 15:19

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

by Purnama Irawan
Sabtu, 30 Mei 2026 17:42

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menerima sertifikat mengukuhkan Rampak Bedug sebagai Kekayan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang dari Kemenkum RI.

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

by Purnama Irawan
Sabtu, 30 Mei 2026 17:28

Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang, MM Fuhaira Amin.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak