slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Merasa Dikekang, Lebih Baik Pisah Ranjang

Redaksi by Redaksi
29-03-2019 16:03:43
in Berita Utama, Umum
Merasa Dikekang, Lebih Baik Pisah Ranjang
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Kepada para istri sebaiknya jangan suka mengekang suami kalau tidak ingin rumah tangganya berujung seperti Sakim (37) nama samaran. Merasa dikekang oleh istri, sebut saja Marni (37), dan tertekan oleh sikap mertua, Sakim akhirnya memilih untuk pisah ranjang dan sudah berjalan selama dua tahun lamanya. Bagaimana kisahnya, kita simak yuk!

Awalnya rumah tangga Sakim dan Marni baik-baik saja. Meski Marni orangnya manja, apa-apa harus dituruti, Sakim tak pernah berontak dan selalu sabar menghadapi sikap sang istri. Benar saja, saat ditemui di Kecamatan Kragilan, Sakim menyambut Radar Banten dengan ramah. Dia sedang duduk di warung makan tak jauh dari gerbang perusahaan tempatnya bekerja. Pas diajak berbincang ternyata orangnya baik dan terbuka. Ia pun tak sungkan untuk menceritakan kisah pahit rumah tangga yang pernah dialaminya. Diceritakan Sakim, istrinya termasuk orang yang manja dan kekanak-kanakan. “Jujur saja, saya suka sama dia karena sikap manjanya itu, imut dan bikin gemes,” akunya. Nyari yang salehah Kang bukannya yang manja, bahaya.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Perjumpaannya dengan Marni bermula saat keduanya mengikuti kegiatan di kantor kecamatan. Marni yang mengenakan gamis berkerudung hijau waktu itu terlihat cantik dan menarik sehingga cukup membius perhatian Sakim. Setelah kegiatan selesai, Sakim mulai mengeluarkan jurus modusnya kepada Marni, mulai dari bertanya-tanya hingga berkenalan yang diakhiri dengan meminta nomor ponsel. Sejak saat itu keduanya semakin intens berkomunikasi. Marni yang tadinya bersikap cuek, mulai akrab dan terbuka dengan Sakim dan sering jalan berdua. “Pedekatenya dulu paling ngajak ngebakso,” kenang Sakim cengengesan.

Singkat cerita mereka jadian. Saat itu Sakim masih berstatus pengangguran. Bahkan, untuk apel malam Minggu saja sering mengutang kepada temannya. “Ya, waktu itu lagi melarat-melaratnya,” ujarnya. Enggak gitu juga kali.

Berkat kedekatan orangtua dengan salah satu atasan di pabrik, Sakim akhirnya diterima bekerja di perusahaan. Sejak itu, Sakim punya penghasilan sendiri dan siap melamar sang pujaan hati. Perjalanan lamaran Sakim terhadap Marni sempat menuai hambatan. Hal itu lantaran orangtua Marni meminta mahar cukup fantastis, mencapai Rp40 juta. “Waktu itu saya sempat ngaku enggak sanggup, orang cuma pegang Rp10 juta,” katanya. Ngutang aja lagi.

Setelah terjadi tawar-menawar, akhirnya keluarga Marni menyepakati mahar dari Sakim hanya Rp20 juta. Hari bersejarah antara Sakim dan Marni pun tiba. Mereka pun duduk di pelaminan mengikat janji sehidup semati dan resmi menjadi pasangan suami istri. Mengawali bahtera rumah tangga, mereka sementara tinggal di rumah keluarga istri. Selama di rumah mertua, Marni justru bersikap manja dan selalu ingin dituruti kemauannya. Setiap Sakim pulang kerja, ada saja permintaan Marni. Namun, Sakim tetap bersabar dan selalu memenuhi permintaan istri. “Waktu itu kita harmonis saja, dan enggak ada keributan sama sekali,” katanya. Bagus dong saling pengertian itu namanya.

Setahun usia pernikahan, Marni melahirkan anak pertama yang membuat hubungan mereka semakin harmonis. Namun, seiring berjalannya waktu, sikap Marni yang manja kembali kambuh. Bahkan sampai banyak mengatur dan mengekang suami. Mulai meminta Sakim tak boleh telat pulang kerja, tak boleh pergi tanpa seizinnya. “Over protektiflah pokoknya. Itu yang bikin kesal. Saya jadi bahan ledekan teman-teman saya. Pada bilang suami takut istrilah, suami enggak punya wibawalah,” kesalnya. Sabar Kang.

Akhirnya, Sakim berontak dan tak lagi mau diatur-atur sang istri. Sakim jadi sering pulang malam dan tak lagi menuruti kemauan Marni. “Yang penting kan enggak selingkuh,” kilahnya. Ah masa sih!

Sejak itu hubungan keduanya merenggang. Sakim dan Marni tak lagi bertegur sapa. “Kita sama-sama egois,” akunya. Ngalah salah satu dong.

Hingga suatu hari saat Sakim pulang kerja sang ibu mertua memarahinya berkat aduan sang istri yang melebih-lebihkan masalah rumah tangga mereka. Kondisi itu membuat Sakim semakin emosi. Peristiwa pengaduan istrinya itu pun dilakukan berkali-kali. Hampir setiap bulan selalu ada saja keributan antara Sakim dan ibu mertuanya. Dari mulai gara-gara masalah tak menuruti kemauan istri sampai sikap curiga istri yang sering melihat Sakim suka mengobrol dengan ibu-ibu tetangga. “Hidup saya enggak bebas. Pulang ke rumah tuh bawaannya emosi mulu,” curhatnya. Tahan emosinya Kang.

Akhirnya, Sakim memilih pergi dan mengontrak rumah. Namun, istri enggan untuk mengikuti suami hingga akhirnya mereka pisah ranjang. “Sudah dua tahun kita pisah ranjang. Enggak tahu mau gimana,” keluhnya. Mudah-mudahan, keluarga Akang kembali seperti semula dan langgeng. Amin. (mg06/zai/ags)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkot Cilegon Sudah Siapkan Anggaran Kenaikan Gaji Pegawai

Next Post

Warga Jaura Lebak Gantung Diri di Pohon Rambutan

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Warga Jaura Lebak Gantung Diri di Pohon Rambutan

Warga Jaura Lebak Gantung Diri di Pohon Rambutan

Empat Orang Anak di Rangkasbitung Dicabuli

Kota Tangsel Juara Umum MTQ Banten

Kota Tangsel Juara Umum MTQ Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Banten Targetkan 4,2 Juta Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

Jumat, 8 Mei 2026 19:40
Otonomi Daerah

Guru Besar Uniba Nilai Otonomi Daerah Dibayangi Tekanan Fiskal

Jumat, 8 Mei 2026 19:39
Potensi Besar PT SBM

Miliki Potensi Besar, Pemkab Serang Bakal Pertahankan PT SBM

Jumat, 8 Mei 2026 19:37
Pengerasan Jalan TMMD

Pengerasan Jalan TMMD 128 Dongkrak Ekonomi Warga Pulomerak

Jumat, 8 Mei 2026 19:36
Proyek Pool Taksi

Proyek Pool Taksi Green SM Belum Sepenuhnya Dipagar, Longsor Susulan Masih Mengintai

Jumat, 8 Mei 2026 19:34
Jembatan Merah Putih

Jembatan Merah Putih Presisi Direvitalisasi, Kapolda Banten: Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 19:05
Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Banten Targetkan 4,2 Juta Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

Jumat, 8 Mei 2026 19:40
Otonomi Daerah

Guru Besar Uniba Nilai Otonomi Daerah Dibayangi Tekanan Fiskal

Jumat, 8 Mei 2026 19:39
Potensi Besar PT SBM

Miliki Potensi Besar, Pemkab Serang Bakal Pertahankan PT SBM

Jumat, 8 Mei 2026 19:37
Pengerasan Jalan TMMD

Pengerasan Jalan TMMD 128 Dongkrak Ekonomi Warga Pulomerak

Jumat, 8 Mei 2026 19:36
Proyek Pool Taksi

Proyek Pool Taksi Green SM Belum Sepenuhnya Dipagar, Longsor Susulan Masih Mengintai

Jumat, 8 Mei 2026 19:34
Jembatan Merah Putih

Jembatan Merah Putih Presisi Direvitalisasi, Kapolda Banten: Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 19:05

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Banten Targetkan 4,2 Juta Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 8 Mei 2026 19:40

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Banten menargetkan sebanyak 4,2 juta pekerja di Provinsi Banten terlindungi oleh jaminan sosial...

Otonomi Daerah

Guru Besar Uniba Nilai Otonomi Daerah Dibayangi Tekanan Fiskal

by Yusuf Permana
Jumat, 8 Mei 2026 19:39

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Guru Besar Universitas Bina Bangsa (Uniba), Bambang D. Suseno, menilai persoalan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah saat ini menunjukkan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak