CILEGON – Cilegon United (CU) memetik poin penuh setelah menekuk PSGC Ciamis dengan skor tipis 2-1, Selasa (23/7). Pertandingan pekan ketujuh Liga 2 2019 itu berlangsung di Stadion Krakatau Steel (KS), Kota Cilegon, Selasa (23/7).
Pertandingan berlangsung menarik dan atraktif sejak laga pertama baru dimulai. Kedua tim menerapkan pertarungan terbuka pada pertemuannya.
Laskar Geger Cilegon, julukan bagi tim CU, tampil lebih segar dibandingkan saat berlaga di pekan kelima saat menjamu PSCS Cilacap lalu. Melalui umpan pendek dari kaki ke kaki, serangan Septian Andriyansyah dan kawan-kawan cukup membuat repot pertahanan PSGC Ciamis .
Hingga tepat di menit kesembilan, striker CU dengan nomor punggung sepuluh Ade Ivan Hafilah sukses menggetarkan jala lawannya. Pelatih PSGC Ciamis Herrie Septiawan sempat memprotes gol tersebut karena dianggapnya offside. Namun, perangkat pertandingan tetap menyatakan gol itu sah.
Pertandingan tetap berlanjut dengan lancar. PSGC Ciamis sebagai tim yang belum pernah memetik kemenangan sejak pekan pertama Liga 2 musim ini pun menaikkan intensitas serangannya. Namun, hingga jeda turun minum, skor tetap tidak berubah. Yakni, masih 1-0.
Memasuki babak kedua, laga pun kian sengit. Jual beli serangan langsung dipertontonkan oleh kedua tim kepada masyarakat yang hadir secara langsung di markas Laskar Geger Cilegon itu. Anak asuh Bambang Nurdiansyah cukup dibuat kerepotan dengan serangan tim PSGC Ciamis.
Peluang emas terbuka untuk tim berjuluk Laskar Ciung Wanara pada menit ke-56. Bola blunder yang terjadi di depan gawang CU, dimanfaatkan dengan baik oleh Ardi Ramdani. Pemain yang menempati posisi belakang itu memaksa Herlian Alif Laksono memungut bola dari dalam gawangnya sendiri.
Namun, skor imbang yang diciptakan tim tamu itu tidak bertahan lama. Hanya jeda waktu dua menit dari gol tersebut, anak asuh Bambang Nurdiansyah kembali menekuk PSGC Ciamis. Di menit ke-58, Ade Ivan Hafilah menggandakan gol keduanya. Skor berubah menjadi 2-1.
Kembali tertinggal, PSGC Ciamis terus berupaya mencari peluang. Begitu juga dengan tim CU yang masih ingin menambah keunggulannya. Namun, hingga pertandingan usai, skor tetap tak berubah.
Gelandang CU Syarif Wijianto mengucapkan syukur atas kemenangan tersebut. Syarif mengatakan, kemenangan CU merupakan hasil kerja keras bersama. “Alhamdulillah pada pertandingan ini kami bisa mendapatkan tiga poin. Seluruh pemain sudah mencoba untuk tampil maksimal,” kata Syarif.
Syarif berharap, kemenangan atas PSGC Ciamis menjadi bekal untuk meraih hasil positif pada laga berikutnya. “Setelah ini kami akan fokus untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, pada laga tandang dengan Persib B di Bandung,” harap Syarif.
Meski meraih kemenangan, pelatih CU Bambang Nurdiansyah belum cukup gembira karena melihat permainan anak asuhnya. Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah, menilai kebugaran pemain CU belum maksimal.
“Setelah tur Sumatera yang melelahkan, dampaknya sekarang kebugaran pemain menurun. Karena naik bus 12 jam dari Medan ke Aceh. Kami sedang berpikir agar mereka bisa tampil ke depan lebih fresh. Apalagi kita akan main ke Bandung, pada laga selanjutnya,” jelas Banur.
Usai pertandingan, tim PSGC Ciamis tidak meluangkan waktunya untuk memberikan keterangan pers. Pelatih dan pemain PSGC Ciamis memilih langsung meninggalkan Stadion KS. (Riko B/RBG)









