SERANG – Perserang kembali mempertahankan tren positif pada laga kandang di kompetisi Liga 2 Indonesia wilayah barat. Perserang membungkam PSCS Cilacap 2-0 di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Selasa (23/7).
Berdasarkan catatan, Perserang belum terkalahkan dan belum satu gol pun bersarang di gawangnya Tb Syafrudin di laga kandang. Sejak laga dimulai, skuat Laskar Singandaru mengambil inisiatif menyerang dan beberapa kali mendapatkan peluang.
Pada menit ke-35 geladang Perserang Didik Ariyanto dilanggar di kotak terlarang oleh pemain bertahan PSCS Cilacap Risman Maidullah. Pengadil lapangan menunjuk titik putih dan memberikan hadiah penalti untuk Perserang.
Sang algojo, Tri Handoko Putro sukses mengamankan penalti menjadi sebuah gol. Skuat Laskar Nusakambangan terpaksa bermain dengan sepuluh pemain usai Risman mendapat kartu kuning kedua lantaran menjegal pergerakan gelandang serang Perserang. Hingga paruh waktu, skor tetap 1-0 untuk Perserang.
Memasuki babak kedua, tim asal Jawa Tengah itu mulai kehilangan visi bermain sejak bermain dengan sepuluh pemain. Peluang itu dimanfaatkan skuat Laskar Singadaru untuk menggempur pertahanan sang tamu.
Alhasil, pada menit ke-59, striker Perserang Riyanto menanduk umpan tendangan sudut dan merubah papan skor menjadi 2-0. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah, Perserang kembali menyapu bersih laga kandangnya, dengan skor akhir 2-0.
Pelatih Kepala Perserang Jaya Hartono mengaku senang atas tren positif yang diraih anak asuhnya di laga kandang. Ia juga mengaku senang, skuat bermain lebih bagus daripada penampilan di pekan lalu.
“Alhamdulillah, pertama kita bisa menjaga tren positif di laga kandang dan itu sesuai dengan apa yang kita yakini sebelum berlaga. Dan, tim juga bermain lebih bagus, baik dari pertahanan maupun penyerangan juga terlihat lebih kompak,” kata mantan pelatih PSCS Cilacap itu.
Sementara itu, Pelatih Kepala PSCS Cilacap Djoko Susilo mengatakan, kekalahan anak asuhnya disebabkan terlalu bermain emosional di kandang lawan. Padahal sejak awal sudah diingatkan agar bermain lebih tenang.
“Sejak awal sudah saya tekankan kepada tim agar bermain tidak emosional dan harus lebih tenang bermain di kandang orang, apa pun keputusan wasit itu mutlak dan harus kita terima. Saya juga menyayangkan Risman kembali membuat pelanggaran dan mendapatkan kartu kuning kedua,” tutur dia.
Di lokasi yang sama, pemain depan PSCS Cilacap Ichsan Hari Kurniawan mengaku tim sudah berusaha maksimal. “Kita sudah berusaha dengan maksimal dan ternyata hasilnya begitu,” ucapnya. (brp/nda/ira)









