SERANG – Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten Prof Dr Fauzul Iman melepas tiga mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (kukerta) nusantara ke Papua dan enam mahasiswa peserta kukerta internasional ke Malaysia.
Prosesi pelepasan berlangsung di ruang rapat rektorat, Kamis (25/7). Acara dihadiri para wakil rektor, Lembaga Pengabdian dan Penelitian Masyarakat (LP2M), dan sejumlah dosen.
Sekretaris LP2M UIN Sultan Maulana Hasamuddin Banten Suhaedi menjelaskan, kukerta nusantara dan internasional adalah salah satu bentuk upaya LP2M dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat untuk mahasiswa.
“LP2M meningkatkan kualitas pelaksanan pengabdian masyarakat melalui kukerta. Tahun demi tahun diupayakan untuk disempurnakan dan ditingkatkan,” ungkap pria yang akrab disapa Uus ini dikutip dari siaran pers.
Ia menjelaskan, tiga orang yang ke Papua dipilih dari sembilan pendaftar melalui proses seleksi akademik dan non-akademik.

Rektor UIN SMH Banten Fauzul Iman berpesan agar peserta kukerta melakukan persiapan. “Jika hendak bepergian maka persiapkanlah semua hal yang dibutuhkan seperti mental, hati, dan perilaku,” katanya.
“Siapkan seluruhnya apa yang dibutuhkan. Mental, hati, perilaku, cara bergaul dan kiat-kiat serta strategi-strateginya,” kata Fauzul melanjutkan.
Fauzul bersyukur dan mengapresiasi mahasiswa yang mengikuti kukerta dengan pola ini. Ia mendoakan semoga para peserta selamat dan diberikan kemudahan dan kembali dalam keadaan selamat. (aas)










