slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Air Sungai Teluk Bako Berubah Warna

Redaksi by Redaksi
28-08-2019 13:43:03
in Berita Utama, Umum
Air Sungai Teluk Bako Berubah Warna

Aktivis lingkungan mengambil sampel air yang berubah menjadi merah di aliran Sungai Teluk Bako, Desa Mangkubumi, Kecamatan Bojonegara, Selasa (27/8)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Air Sungai Teluk Bako di Desa Mangkubumi, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, berubah warna. Sejak dua pekan lalu, air sungai berubah warna menjadi merah muda. Perubahan air yang mengejutkan warga itu diduga karena tercemar limbah industri.

Kemarin (27/8), sejumlah aktivis lingkungan dari Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya dan Riung Hijau mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang di Lopang, Kota Serang. Mereka membawa sampel air Sungai Teluk Bako untuk dilaporkan kepada DLH dan diuji laboratorium.

Baca Juga :

Warga Keluhkan Bau dari Material yang Diduga Limbah Kapur di Sekitar Perumahan Cilegon Park

Hari ke-3 Pasca Kebakaran TPA Jatiwaringin, Asap Pekat Selimuti Permukiman dan Jalan di Rajeg

Nelayan Sumur dan Panimbang Nyaris Bentrok Fisik di Tengah Laut, Ini Penyebabnya

DPUPR Cilegon Sebut Kandang Ayam di Bagendung Belum Kantongi Izin PKKPR

Ketua Riung Hijau Ahmad Baedhowi mengatakan, pihaknya mengambil dua jeriken sampel air dari Sungai Teluk Bako untuk diuji di laboratorium milik DLH Kabupaten Serang. Hasil dari uji laboratorium akan ditindaklanjuti hingga penelusuran sumbernya. “Pantauan kita di lapangan, airnya menjadi merah muda, ada bau tapi tidak begitu menyengat, kondisi itu dari hulu sampai hilir,” katanya kepada Radar Banten, Selasa (27/8).

Pria yang akrab disapa Owi itu mengungkapkan, berdasarkan hasil penelusuran sementara di lokasi, ada lima perusahaan yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Teluk Bako. Perusahaan tersebut di antaranya memproduksi sabun dan batako. “Kita belum bisa memastikan ini berasal dari perusahaan mana karena nanti akan diuji laboratorium dulu,” ujarnya.

Menurut Owi, Sungai Teluk Bako banyak dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk keperluan peternakan dan pertanian. Tercemarnya sungai tersebut banyak dikeluhkan masyarakat setempat. “Mereka khawatir ternak dan pertaniannya akan mati karena selama ini mengandalkan air sungai,” ucapnya.

Dikatakan Owi, persoalan Sungai Teluk Bako sebenarnya bukan hanya pencemaran saja, tapi juga kondisi sungai tersebut tidak terawat karena banyak sampah dan terjadi penyempitan sempadan sungai. “Karena itu, kami mengajak DLH untuk sama-sama menyelesaikan persoalan tersebut,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala DLH Kabupaten Serang Sri Budi Prihasto mengatakan, menerima laporan tercemarnya Sungai Teluk Bako. Namun, Budi belum bisa memastikan dari mana sumber pencemaran air sungai itu.

“Kalau secara kasat mata mungkin berbahaya, tapi kita harus tahu dulu kandungannya seperti apa,” katanya.

Ia mengatakan, akan melakukan uji laboratorium sampel air yang sudah diambil dari Sungai Teluk Bako. Hasil uji laboratorium akan diketahui dua minggu ke depan. “Nanti dari hasil uji laboratorium itu akan kelihatan, apakah positif atau negatif,” ujarnya.

Ia mengaku, sudah mengecek ke lokasi setelah gambar Sungai Teluk Bako yang memerah itu viral di media sosial. “Tadi pagi (kemarin-red) teman kita juga berangkat lagi ke lokasi untuk menentukan perusahaan yang kita coba investigasi, apakah dia mengeluarkan limbah cair atau tidak,” pungkasnya.

Kasus tercemarnya sungai di Kabupaten Serang bukan cerita baru. Sebelumnya, Sungai Ciujung dan Sungai Cidurian juga kerap tercemar limbah industri. Air di kedua sungai itu pun tidak lagi jernih melainkan berubah menjadi kehitam-hitaman dan mengeluarkan bau. (jek/alt/ira)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

IRT Diringkus Polisi Lantaran Miliki 4,5 Kg Sabu-sabu

Next Post

KIEC Edukasi Industri Soal Mitigasi Bencana

Related Posts

Cilegon

Warga Keluhkan Bau dari Material yang Diduga Limbah Kapur di Sekitar Perumahan Cilegon Park

by Adam Fadillah
Kamis, 2 Juli 2026 18:26

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID  – Warga menemukan tumpukan material yang diduga merupakan limbah kapur di sekitar kolam belakang Masjid Cilegon Park, Kelurahan...

Read moreDetails

Hari ke-3 Pasca Kebakaran TPA Jatiwaringin, Asap Pekat Selimuti Permukiman dan Jalan di Rajeg

Nelayan Sumur dan Panimbang Nyaris Bentrok Fisik di Tengah Laut, Ini Penyebabnya

DPUPR Cilegon Sebut Kandang Ayam di Bagendung Belum Kantongi Izin PKKPR

Universitas Esa Unggul Resmi Luncurkan Fakultas Kedokteran

WIKA Serang Panimbang Serahkan Fasilitas Pengganti bagi Warga Terdampak Tol

Sekolah Swasta yang Masih Pungut Iuran Terancam Dikeluarkan dari Program Sekolah Gratis

Jalin Kerjasama dengan Sekolah, Disdukcapil Kabupaten Serang Siapkan Inovasi Adi Kemas

Terdampak Efisiensi Anggaran, Disdukcapil Kabupaten Serang Tak Bisa Cetak KTP-EL

DPRD Kota Serang Usul Satpol PP Diberi Kewenangan Menyita Aset THM Bandel

Next Post
KIEC Edukasi Industri Soal Mitigasi Bencana

KIEC Edukasi Industri Soal Mitigasi Bencana

Penjual Komestik Nyambi Jualan Obat Keras

Penjual Komestik Nyambi Jualan Obat Keras

Pra PON Hoki: Banten Kalahkan Sulsel dan Lampung

Pra PON Hoki: Banten Kalahkan Sulsel dan Lampung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Warga Keluhkan Bau dari Material yang Diduga Limbah Kapur di Sekitar Perumahan Cilegon Park

Kamis, 2 Juli 2026 18:26
Situasi kepulan asap yang menyebar ke pemukiman warga, Kamis 2 Juli 2026 sore. (Foto: Mulyadi)

Hari ke-3 Pasca Kebakaran TPA Jatiwaringin, Asap Pekat Selimuti Permukiman dan Jalan di Rajeg

Kamis, 2 Juli 2026 18:14
Nelayan Sumur nyaris adu fisik dengan nelayan Panimbang di atas tengah laut karena rumponnya rusak akibat kena jaring cantrang milik nelayan asal Panimbang.

Nelayan Sumur dan Panimbang Nyaris Bentrok Fisik di Tengah Laut, Ini Penyebabnya

Kamis, 2 Juli 2026 18:06
Perumahan BCA Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon.

DPUPR Cilegon Sebut Kandang Ayam di Bagendung Belum Kantongi Izin PKKPR

Kamis, 2 Juli 2026 17:46
Universitas Esa Unggul Resmi Luncurkan Fakultas Kedokteran

Universitas Esa Unggul Resmi Luncurkan Fakultas Kedokteran

Kamis, 2 Juli 2026 17:38
Bangunan pengganti SDN Pasirsedang dan Masjid Al-Ikhlas

WIKA Serang Panimbang Serahkan Fasilitas Pengganti bagi Warga Terdampak Tol

Kamis, 2 Juli 2026 17:35

Warga Keluhkan Bau dari Material yang Diduga Limbah Kapur di Sekitar Perumahan Cilegon Park

Kamis, 2 Juli 2026 18:26
Situasi kepulan asap yang menyebar ke pemukiman warga, Kamis 2 Juli 2026 sore. (Foto: Mulyadi)

Hari ke-3 Pasca Kebakaran TPA Jatiwaringin, Asap Pekat Selimuti Permukiman dan Jalan di Rajeg

Kamis, 2 Juli 2026 18:14
Nelayan Sumur nyaris adu fisik dengan nelayan Panimbang di atas tengah laut karena rumponnya rusak akibat kena jaring cantrang milik nelayan asal Panimbang.

Nelayan Sumur dan Panimbang Nyaris Bentrok Fisik di Tengah Laut, Ini Penyebabnya

Kamis, 2 Juli 2026 18:06
Perumahan BCA Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon.

DPUPR Cilegon Sebut Kandang Ayam di Bagendung Belum Kantongi Izin PKKPR

Kamis, 2 Juli 2026 17:46
Universitas Esa Unggul Resmi Luncurkan Fakultas Kedokteran

Universitas Esa Unggul Resmi Luncurkan Fakultas Kedokteran

Kamis, 2 Juli 2026 17:38
Bangunan pengganti SDN Pasirsedang dan Masjid Al-Ikhlas

WIKA Serang Panimbang Serahkan Fasilitas Pengganti bagi Warga Terdampak Tol

Kamis, 2 Juli 2026 17:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Warga Keluhkan Bau dari Material yang Diduga Limbah Kapur di Sekitar Perumahan Cilegon Park

by Adam Fadillah
Kamis, 2 Juli 2026 18:26

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID  – Warga menemukan tumpukan material yang diduga merupakan limbah kapur di sekitar kolam belakang Masjid Cilegon Park, Kelurahan...

Situasi kepulan asap yang menyebar ke pemukiman warga, Kamis 2 Juli 2026 sore. (Foto: Mulyadi)

Hari ke-3 Pasca Kebakaran TPA Jatiwaringin, Asap Pekat Selimuti Permukiman dan Jalan di Rajeg

by Mulyadi
Kamis, 2 Juli 2026 18:14

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mulai berdampak serius terhadap...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak