PANDEGLANG – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 yang berasal dari visi dan misi Bupati Pandeglang diakui sudah terealisasi 80 persen.
Sedangkan, 20 persen sisanya dituangkan pada rencana kerja pembangunan 2020 mendatang.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang Utuy Setiadi, beberapa komponen RPJMD 2016-2021 yang sudah terealisasi, di antaranya pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur berupa jalan, pembangunan sarana pelayanan masyarakat, dan fasilitas penunjang di lingkungan pemerintahan.
“Ada beberapa komponen, bahkan ada yang sudah seratus persen yaitu di bidang infrastruktur bahkan melebihi target. Tetapi memang masih ada yang 70 persen, ada juga yang baru 60 persen,” katanya kepada Radar Banten, Rabu (25/9).
Utuy mengakui, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemkab Pandeglang selama satu tahun ke depan. Hal ini, kata dia, terkait dengan masih ada 20 persen target RPJMD yang belum tercapai, dan harus diselesaikan diakhir masa jabatan Bupati Irna Narulita dan Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban.
“Kalau di rata-ratakan keberhasilan dari RPJMD itu sudah lebih dari 80 persen. Insya Allah di akhir masa jabatan beliau (Bupati Irna Narulita-red) target atau program kerja yang ada di RPJMD tercapai semua,” katanya.
Utuy mengatakan, arah pembangunan di Kabupaten Pandeglang selama enam tahun ke depan tidak akan jauh berbeda dengan program kerja yang saat ini sedang dilakuan. Soalnya, kata dia, Pandeglang merupakan daerah yang memiliki kondisi infrastruktur yang kurang baik dan aksesibilitas yang belum terkoneksi dengan baik.
“Perubahan RPJMD dimasa kepemimpinan bupati yang baru kemungkinan tidak akan jauh berbeda, karena prioritas pembangunan kemungkinan masih difokuskan untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, wisata, dan lainnya,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua II DPRD Pandeglang Tb Asep Rafiudin Arief berharap agar program pembangunan yang dituangkan dalam RPJMD tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
“Pembangunan yang dilakukan itu tentunya harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kita juga akan membantu Pemkab menyelesaikan pekerjaan yang dituangkan dalam kebijakan pembangunan lima tahunan itu,” katanya. (dib/zis)









