SERANG – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Provinsi Banten tahun ini menargetkan lelang Rp1,7 triliun. Angka itu meningkat dibandingkan target 2018 yang hanya Rp906,8 miliar.
Pada 2018, target lelang yang dipatok Rp906,8 miliar realisasinya melebihi target, yakni Rp1,403 triliun (155 persen). Sementara bea lelang yang ditarget Rp25,5 miliar juga melebihi target menjadi Rp27,9 miliar. Angka-angka itu berasal dari frekuensi lelang sepanjang 2018 sebanyak 2.151, melebihi dari target yang dipatok 1.220.
Kepala Kanwil DJKN Provinsi Banten Nuning Sri Rejeki Wulandari mengatakan, pada 2019 target meningkat menjadi Rp1,75 triliun merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan bangkit dan maju. “Selain itu juga perlu semangat pantang menyerah, bersinergi padu, dan bekerja sama lebih erat lagi,” ujar Nuning seusai acara Lelang Awards 2019 di aula DJKN Banten, Selasa (29/10).
Nuning optimistis target lelang 2019 yang menyisakan dua bulan lagi akan tercapai. “Kami optimistis tercapai,” ujarnya.
Sementara Direktur Lelang DJKN Pusat Lukman Efendi mengatakan, Lelang Awards yang digelar DJKN Banten dapat memberikan semangat untuk terus bekerja lebih keras untuk tantangan tahun 2019. “Kami optimistis capaian-capaian target bisa dilalui dengan kerja sama dan kerja keras,” tegasnya.
Lelang Awards 2019 dengan tema Stand Up for Excellent Auction Performance (maju bersama menghadapi tantangan) yang digelar DJKN Banten ini dalam rangka HUT ke-13 DJKN dan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-73. Dalam acara itu DJKN Banten memberikan penghargaan berbagai kategori kepada pejabat lelang, dan badan lelang di Banten. (alt/ira)









