SERANG – Pemkab Serang memberikan bantuan kepada 13 pondok pesantren salafi. Bantuan tersebut berupa sarana prasarana untuk menunjang kegiatan di pondok pesantren.
Kemarin (29/10), Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meresmikan bangunan hasil hibah Pemkab Serang di Pondok Pesantren Al-Bidayah, Kecamatan Pabuaran, Selasa (29/10). Bangunan tersebut digunakan untuk majelis taklim.
Tatu mengatakan, pihaknya tahun ini sudah menyalurkan bantuan kepada 13 pondok pesantren yang tersebar di beberapa kecamatan. Pihak pesantren menerima bantuan berupa bangunan yang sudah disiapkan oleh Pemkab Serang melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB).
“Ini salah satu program yang dibuat di Perkim untuk bantuan ponpes majelis taklim, yang langsung didesain dan dibangun oleh Perkim. Jadi, pemilik pesantren langsung pakai, tidak terima uangnya,” katanya.
Dijelaskan Tatu, pihaknya sengaja memberikan bantuan berupa bangunan. Karena, jika berupa anggaran, harus melalui mekanisme yang cukup panjang. “Kalau anggaran harus ada regulasinya, kalau ini kan bentuknya hibah berupa barang, jadi kita yang mengerjakan pembangunannya,” ujarnya.
Dikatakan Tatu, pihaknya akan terus menganggarkan bantuan sarana prasarana di pondok pesantren. Supaya, dapat membantu pembangunan pondok pesantren di Kabupaten Serang. “Pesantren ini sangat penting karena selain ilmu umum, anak-anak kita juga perlu dididik ilmu agamanya,” ucapnya.
Menurut Tatu, banyaknya penyimpangan perilaku yang dilakukan para pelajar salah satunya karena kurangnya pendidikan akhlak. Kata dia, pondok pesantren merupakan tempat untuk menanamkan akhlak pada pelajar. “Harus seimbang antara ilmu dunia dan ilmu agama,” terangnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Tata Bangunan Pendidikan pada DPKPTB Kabupaten Serang Deni Hartono mengatakan, 13 pondok pesantren itu masing-masing mendapatkan bantuan Rp200 juta. Namun, pihaknya hanya memberikan berupa bangunannya saja. “Dari mulai awal pembangunan sampai selesai kita yang lakukan,” katanya.
Deni mengatakan, tahun depan pihaknya sudah merencanakan akan memberikan bantuan kepada 20 pondok pesantren. Bantuan tersebut berdasarkan hasil pengajuan dari pondok pesantren. “Banyak yang mengajukan, ada yang lewat Serang Open, ada yang lewat Ibu Bupati, ada yang ke kita. Jadi, proposalnya kita cek langsung ke lokasi,” ujarnya. (jek/zee/ira)









