SERANG – Pemkab Serang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga saat ini sudah menyalurkan 1.255.000 liter air bersih ke 15 kecamatan yang dilanda kekeringan. Air bersih itu disalurkan sepanjang musim kemarau.
Kepala BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana mengatakan, terdapat 57 desa di 15 kecamatan yang mengalami kekeringan sepanjang musim kemarau. Pihaknya mengaku, sudah menyalurkan bantuan air bersih kepada 57 desa tersebut.
“Bantuan air bersih terus disalurkan bagi warga yang membutuhkan. Kami juga berterima kasih karena banyak pihak yang juga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga,” kata Nana kepada wartawan, Senin (4/11).
Nana mengaku, sudah memerintahkan petugasnya selama 24 jam untuk menangani bencana. Baik saat musim kemarau maupun memasuki musim hujan. “Kami selalu siap siaga untuk menjaga warga agar tetap aman,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengimbau agar masyarakat meningkatkan sikap waspada memasuki pada musim pancaroba. Kata dia, bulan ini sudah memasuki musim pergantian cuaca yang diprediksi daya tahan tubuh akan menurun. “Makanya, kewaspadaan sifatnya ganda, kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya kekurangan air bersih dan kekeringan,” katanya.
Menurutnya, perubahan cuaca yang sangat cepat akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Selain itu, cuaca yang berubah dengan cepat akan mengubah tekanan udara, suhu, serta komposisi udara. Kondisi tersebut akan menciptakan lingkungan yang sempurna untuk berkembangnya kuman dan virus penyakit. “Perbanyak makanan gizi, jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan juga diperhatikan agar tidak mudah terkena penyakit,” imbaunya. (jek/zee/ags)










