• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Sering Terjadi Selisih, Barang Persediaan Kerap Jadi Temuan BPK

Redaksi by Redaksi
Jumat, 15 November 2019 12:11
in Berita Utama, Umum

SERANG – Barang persediaan di organisasi perangkat daerah (OPD) kerap menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Hal itu terjadi lantaran terjadi selisih antara barang yang ada dengan data yang tercatat.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, BPK biasanya harus meyakini seluruh laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) yang disusun pemerintah daerah. “Salah satunya neraca. Di dalam neraca salah satunya aset,” ujar Rina usai rapat evaluasi laporan stock opname dan rekonsiliasi barang aset di aula Setda Pemprov Banten, Kamis (14/11).

RelatedPosts

Pengawasan MBLB

Cegah Kebocoran Pajak Tambang, Pemkab Serang Gandeng KSOP Kelas I Banten

Selasa, 27 Oktober 2026 19:02
UMK Tangsel 2027

UMK Tangsel 2027 Belum Jelas, Disnaker Tunggu Formula Penghitungan Upah Minimum Terbaru

Selasa, 27 Oktober 2026 18:57
Kawan Muda 17

Kawan Muda 17 Raih Penghargaan YCAF 2026, Olah Eceng Gondok Jadi Kerajinan

Selasa, 27 Oktober 2026 18:48
pendidikan antikorupsi Banten

Usai DPRD Banten, KPK Bidik Eksekutif dalam Program Pendidikan Antikorupsi

Selasa, 27 Oktober 2026 17:42

Rina mengatakan, persoalan aset kerap menjadi sorotan BPK. Pemprov tidak menginginkan temuan di tahun-tahun lalu akan menjadi temuan 2019 ini. Untuk itulah peran BPKAD dan Inspektorat melakukan pembinaan kepada OPD.

“BPK akan memeriksa apakah aset-aset yang tercantum dalam LKPD dapat ditelusuri, baik dari sisi hukum maupun fisik,” ujarnya.

Kata dia, dari berbagai jenis aset, barang persediaan yang menjadi persoalan bagi Pemprov tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya. “Tidak boleh lagi ada temuan barang persediaan tahun ini,” tegasnya.

Ia mencontohkan, barang persediaan, yakni habis pakai seperti alat tulis kantor dan obat-obatan. Rina mengatakan, barang persediaan kerap menjadi temuan BPK apabila barang yang ada saat pemeriksaan tidak sesuai dengan pencatatan. Untuk itu, Inspektorat melakukan early warning atau peringatan dini untuk mengecek stock opname yang ada di setiap OPD sebelum akhir tahun.

Selain barang persediaan, ia mengatakan, persoalan aset yang juga kerap menjadi temuan adalah aset yang belum memiliki sertifikat. Namun, biasanya BPK juga melihat progres yang dilakukan pemerintah daerah. Saat ini, BPKAD terus melakukan sertifikasi terhadap aset-aset Pemprov yang belum tersertifikasi.

Inspektur Banten Kusmayadi mengatakan, Pemprov ingin memastikan pengelolaan keuangan tertib. Untuk itu, pihaknya me-review stok dan kas opname serta rekonsiliasi aset lebih awal. “Biasanya Desember. Ini lebih awal untuk meminimalkan risiko. Kalau risikonya lebih awal diketahui, maka bisa secepatnya dicarikan solusinya,” tutur Kusmayadi.

Ia mengatakan, yang menjadi sorotan memang persoalan aset yang masih menyisakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Terutama di pencatatan barang persediaan yang selalu menjadi temuan BPK. “Kami akan clear-kan  supaya tidak terjadi temuan lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Banten Al Muktabar mengatakan, pihaknya me-review opname kas Pemprov per 31 Oktober. Ia ingin mendalami sisi-sisi kemungkinan yang terjadi. “Prinsipnya, basis kas terutama neraca aset itu adalah basis kita nanti mendapatkan WTP (wajar tanpa pengecualian-red) atau tidak WTP,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan serius menjalani agenda kas, termasuk mengecek neraca aset. Pengalamannya sebagai widyaiswara, kesulitan mendapatkan WTP adalah persoalan neraca aset. Maka, Pemprov akan melakukan langkah-langkah untuk penyelesaian neraca aset.

Selama ini, ia masih melihat adanya rentang jenjang antara jabatan struktural dengan bendahara yang memicu adanya ketidaksamaan pencatatan. “Biasanya ada saja yang tidak terpantau oleh pimpinan OPD. Nah, ini ruang (rapat-red) yang kita fasilitasi untuk kerangka kerja review agar mereka paham apa yang harus diambil langkah-langkah terhadap keadaan kas yang ada,” terang Al.

Pada kesempatan itu, bendahara di-review agar terjadi keterbukaan sehingga kepala OPD dapat mengambil langkah-langkah terhadap keadaan kas yang ada. (nna/alt/ira)

Tags: BPK Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hotel Berbintang Diduga Jual Miras Ilegal

Next Post

Bupati Lebak Ajak Warga Perangi Narkoba

Next Post
Bupati Lebak Ajak Warga Perangi Narkoba

Bupati Lebak Ajak Warga Perangi Narkoba

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38
Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026 17:47
Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

Selasa, 27 Oktober 2026 10:14
Subadri Ushuludin

Subadri Disorot, Kuasa Hukum PPP Banten Singgung Etika Usai Pemberhentian

Senin, 26 Oktober 2026 17:41
Operasi Patuh Maung

Polda Banten Mulai Gelar Operasi Patuh Maung 2026, Ini Sasarannya

Senin, 26 Oktober 2026 14:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pengawasan MBLB

Cegah Kebocoran Pajak Tambang, Pemkab Serang Gandeng KSOP Kelas I Banten

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 27 Oktober 2026 19:02
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggandeng Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten untuk memperketat pengawasan...

UMK Tangsel 2027

UMK Tangsel 2027 Belum Jelas, Disnaker Tunggu Formula Penghitungan Upah Minimum Terbaru

by Syaiful Adha
Selasa, 27 Oktober 2026 18:57
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Besaran kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2027 belum dapat dipastikan. Dinas Ketenagakerjaan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.