slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Dua Kampung di Banten Lama Tergenang

Redaksi by Redaksi
20-01-2020 10:03:15
in Berita Utama, Umum
Dua Kampung di Banten Lama Tergenang

Seorang warga Kampung Sukajaya, Kelurahan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, melintasi genangan air saat Kampung Sukajaya diterjang banjir, Sabtu (18/1).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Sampah dan penyempitan sungai menjadi penyebab banjir di Kelurahan Banten Lama, Kasemen, Kota Serang, Sabtu (18/1) pagi. Ada 105 rumah di kampung Sukajaya dan Pamarican yang tergenang luapan air Sungai Pabean yang mengalir ke teluk Banten.

Pantauan Radar Banten, luapan air Sungai Pabean di Kampung Sukajaya masuk ke dalam rumah warga dengan ketinggian 50 sentimeter. Air meluap pukul 02.00 WIB. Bermula saat hujan deras sejak pukul 23.00 WIB. Warga mengevakuasi barang-barang berharga di atas kursi dan bagian atas rumah.

Baca Juga :

Pemkot Serang Upayakan Minimalisir Banjir di Kota Serang

Belum Maksimal, Fraksi PKS Desak Pemprov Banten Tambah Anggaran Penanganan Banjir

Atasi Banjir, Kroya Lama dan Sungai Ciwaka Jadi Prioritas Pemkot Serang

Atasi Banjir, Pemkot Serang Minta Bantuan ke Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat

Sejak pagi, warga dibantu TNI-Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang langsung membersihkan tanaman eceng gondok dan sampah. Mulai dari kampung Sukajaya hingga ke bagian hilir beberapa kilo ke Teluk Banten. Minggu (19/1) siang, air sungai kembali surut, warga yang rumahnya terendam kembali bisa ditempati.

Ketua RT 001, RW 12 Kampung Sukajaya, Kelurahan Banten, Haer mengatakan, luapan air terjadi pagi hari. Malam hari hujan turun deras. Warga, harus menyelamatkan barang-barang ke tempat yang lebih atas. “Malam hari hujan turun gede. Pagi sekira pukul 02.00 WIB air mulai naik. Karena pondasi itu, air tertahan dan bikin banjir,” ujarnya kepada Radar Banten, Sabtu (18/1).

Tidak semua rumah terendam. Hanya yang berada dataran bawah saja yang kena banjir. Ia bersama warga melaporkan kejadian ke pihak kelurahan. “Alhamdulillah, pagi harinya pihak kepolisian, Babinsa, dan BPBD sudah ada di lokasi ikut membantu membersihkan saluran air. Penyebabnya penyempitan. Ada fondasi di bagian pas belokan air. Dulunya luas, sekarang menyempit, ditambah tumpukan sampah,” sambungnya.

Lurah Banten Lama, Hizbullah mengaku, setelah mengetahui kejadian banjir berkoordinasi dengan BPBD hingga Dinsos. Ada dua kampung yang terdampak yakni Sukajaya dan Pamarican. Selain itu SDN Pamarican 1 dan 2 juga terendam.

Walikota Serang Syafrudin  meminta Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), BPBD, dan stakeholder terkait untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Semoga banjir segera berlalu dan para siswa bisa kembali bersekolah seperti sedia kala,” ujarnya saat mengunjungi lokasi banjir, Minggu (19/1).

Ia mengatakan, gerakan kebersihan, keindahan, dan ketertiban ini akan terlaksana dengan baik, jika ditunjang oleh peran aktif dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah daerah. “Kerja sama yang baik perlu dibina dan dijalin secara terus menerus dan berkesinambungan agar terwujud lingkungan yang bersih dan nyaman,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari warga penyebab meluapnya air ke perkampungan karena pembuatan fondasi di pinggir sungai. Ia meminta agar aparat pemerintah dan kepolisian menyelidiki pembuatan fondasi yang menyebabkan penyempitan kali. “Ini saya meminta aparat kelurahan dan kepolisian menyelidiki kepemilikan tanahnya. Kalau ada surat berarti ada oknum,” katanya saat mengunjungi lokasi banjir.

Kapolsek Kasemen AKP Cuaib mengatakan, kepolisian akan menindaklanjuti warga yang membangun rumah dan pembuatan fondasi pembatas di pinggir kali. “Kita lakukan penyelidikan keabsahannya, seperti apa, termasuk kepemilikan empang di hilir air. Kita tidak segan akan memproses secara hukum jika ada pelanggaran,” pungkasnya. (fdr/alt/ags)

Tags: Banjir Kota Serang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Cilegon United Pertahankan Top Scorer

Next Post

Aktivitas Pertambangan Disinyalir Jadi Penyebab Banjir

Related Posts

Pemkot Serang Upayakan Minimalisir Banjir di Kota Serang
Kota Serang

Pemkot Serang Upayakan Minimalisir Banjir di Kota Serang

by Nurandi
Senin, 9 Maret 2026 16:55

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah melakukan berbagai langkah penanganan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.  Salah satu...

Read moreDetails

Belum Maksimal, Fraksi PKS Desak Pemprov Banten Tambah Anggaran Penanganan Banjir

Atasi Banjir, Kroya Lama dan Sungai Ciwaka Jadi Prioritas Pemkot Serang

Atasi Banjir, Pemkot Serang Minta Bantuan ke Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat

DPUPR Kota Serang Inventarisir Sejumlah Titik Banjir di Kota Serang

Wali Kota Serang Temui BBWSC3, Bahas Penanganan Banjir Terpadu

Kunjungi Lokasi Banjir, Kapolresta Serang Kota Bagikan Sembako

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Komplek Grand Sutera Kota Serang

Banjir Kota Serang Berangsur Surut, BPBD Turunkan Personel Bersihkan Fasos-Fasum

Monitoring Banjir, Pemkot Serang Pastikan Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Terpenuhi

Next Post
Bekas Tambang Picu Terjadinya Bencana

Aktivitas Pertambangan Disinyalir Jadi Penyebab Banjir

Perubahan SOTK, Pemprov Lakukan Promosi dan Lelang Jabatan

Pelamar Open Bidding Digantung

PON 2020: Sepeda Resmi Dipertandingkan

PON 2020: Sepeda Resmi Dipertandingkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28
mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

by Rostinah
Selasa, 21 April 2026 20:53

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten memperingati Hari Kartini dengan memberikan penghargaan kepada sosok Kartini masa kini di...

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

by Yusuf Permana
Selasa, 21 April 2026 20:46

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Banten mulai memanaskan mesin partai menjelang agenda politik ke...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak