SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Banjir merendam ratusan rumah warga di Perumahan Grand Sutera, Kota Serang, Banten, pada Senin, 12 Januari 2026.
Banjir terjadi akibat luapan Sungai Parung yang masuk ke kawasan permukiman setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air mencapai paha orang dewasa.
Kondisi ini memaksa sejumlah warga mengungsi ke musala dan masjid yang berada di sekitar perumahan untuk menghindari risiko banjir yang semakin parah.
Ketua RT 02 Perumahan Grand Sutera, Sulaeman, mengatakan air mulai naik signifikan sejak pagi hari.
“Semalam belum setinggi ini. Tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB air mulai naik sampai setinggi paha,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, Perumahan Grand Sutera berada di dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Walantaka dan Kecamatan Cipocok Jaya.
Di wilayah Cipocok Jaya terdapat sekitar 150 kepala keluarga (KK), sementara di Kecamatan Walantaka tercatat sebanyak 289 KK.
“Untuk wilayah kami masuk Kelurahan Penancangan. Ada sekitar 150 KK yang terdata terdampak dan rumahnya terendam banjir,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Walantaka Muslim Sholeh mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang untuk membantu warga terdampak banjir.
“Saya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kota Serang untuk membantu proses evakuasi masyarakat,” katanya.
Selain itu, pihak kecamatan juga menjalin koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Serang guna memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pendirian dapur umum,” pungkas Muslim.
Editor Daru











