slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Agustus, Bank Banten Buka Penawaran Saham Terbatas

Redaksi by Redaksi
17-06-2020 07:49:58
in Bisnis, Ekonomi
Agustus, Bank Banten Buka Penawaran Saham Terbatas

Direktur Operasional Bank Banten, Kemal Idris

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

DIREKSI Bank Banten melakukan berbagai upaya untuk menyehatkan kondisi keuangannya agar kembali mendapatkan kepercayaan publik.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah, melakukan penawaran umum terbatas atau rencana menerbitkan saham baru (right issue) dengan nilai lebih dari Rp600 miliar.

Baca Juga :

DPRD Tangsel Sebut Belum Ada Pembahasan Pemindahan RKUD ke Bank Banten

Bank Banten Komitmen Berikan Layanan Terbaik Bagi Pemda

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Dapat Dukungan CSR Bank Banten, Royal Baroe Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kota Serang

Direktur Operasional Bank Banten, Kemal Idris mengungkapkan, sebagai perusahaan terbuka, Bank Banten diperbolehkan mendapatkan penambahan modal melalui right issue.

“Langkah utama melakukan penyehatan Bank Banten adalah penambahan modal. Untuk itu kami berencana melakukan right issue paling lambat pada Agustus 2020 mendatang,” kata Kemal kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Selasa (16/6).

Kemal menuturkan, rencana right issue sudah dibahas dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Bank Banten pada Februari 2020. Namun karena ada pandemi Covid-19, rencana itu belum direalisasikan.

“Akhir Juni ini kami akan daftar ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk right issue tahap satu. Nilainya lebih dari Rp600 miliar bergantung persetujuan OJK,” ungkapnya.

Secara sederhana, kata Kemal, right issue merupakan penawaran umum terbatas, sehingga publik bisa menjadi pemegang saham Bank Banten. “Silakan warga Banten yang mau menjadi pemegang saham ikut right issue. Punya dana minimal Rp10 juta bisa jadi salah satu pemegang saham Bank Banten,” bebernya.

Saat ini, tercatat ada 24 ribu pemegang saham Bank Banten yang terdaftar. Jadi selain Pemprov Banten melalui PT BGD, masih ada 23.999 pemegang saham minoritas di Bank Banten. “Nasabah Bank Banten ratusan ribu, dan tersebar di sejumlah provinsi. Jadi kami optimistis Bank Banten bisa sehat kembali,” ungkapnya.

Tambahan modal melalui right issue dilakukan bertahap. Mulai dari Agustus 2020, selanjutnya tahap kedua pada 2021 mendatang. “Pemprov terlibat, termasuk publik bisa masuk jadi pemegang saham Bank Banten,” tambah Kemal.

Kendati berpeluang mendapatkan tambahan modal melalui right issue, manajemen Bank Banten tetap mengharapkan adanya penyertaan modal Pemprov dalam perubahan APBD Banten 2020. “Untuk mempercepat langkah penyehatan Bank Banten, tentu kami mengharapkan Pemprov mengalokasikan kembali penyertaan modal tambahan dalam perubahan APBD 2020,” urai Kemal.

Ia menambahkan, kalau modal Bank Banten sudah cukup kuat, kondisi keuangan bank akan sehat, maka ke depan Bank Banten bisa kembali ditunjuk mengelola RKUD Provinsi Banten. “Saat ini kami fokus melakukan upaya penyehatan Bank Banten, RKUD hanya turunannya saja,” jelasnya.

Terkait rencana Pemprov melakukan merger Bank Banten dengan Bank bjb, Kemal menyerahkan sepenuhnya pada Pemprov Banten dan PT BGD selaku perusahaan induk Bank Banten. “Saat ini sedang proses uji kelayakan, semuanya mengikuti Peraturan OJK dan prosesnya butuh waktu. Tapi prinsipnya, Pemprov Banten komitmen untuk menyehatkan dan menyelamatkan Bank Banten,” tegasnya.

Terkait pemindahan RKUD, Kemal mengakui bila kondisi keuangan Bank Banten kena imbas pandemi Covid-19 sejak Maret lalu. Sehingga arus kas masuk dan keluar tidak seimbang.

“Kan tugas bank menghimpun dana masyarakat melalui simpanan, dan menyalurkannya melalui pinjaman atau kredit. Tapi sejak pandemi, nasabah mulai melakukan penarikan simpanannya di Bank Banten,” tuturnya.

Terkait anggaran Pemprov sebesar Rp1,9 triliun yang mengendap di Bank Banten, Kemal menjelaskan bila dana itu tidak akan hilang karena tersimpan dipinjaman.

“Saat pandemi sekarang ini, simpanan nasabah berkurang sementara dana yang ditarik masyarakat sangat besar. Makanya dana Pemprov untuk biaya operasional selama setahun itu masih tersimpan di pinjaman,” pungkasnya.

Senada, Sekretaris Bank Banten Chandra Dwipayana menambahkan, sejak September 2019 tren pendapatan bank buku satu mengalami penurunan termasuk Bank Banten. Namun pada awal 2020 pendapatan Bank Banten cukup positif, sebab pendapatan bunga di atas biaya bunga.

“Namun karena wabah pandemi Covid-19, banyak nasabah Bank Banten terkena imbas sehingga melakukan penarikan simpanan, sementara sumber pemasukan mengalami penurunan,” ujarnya.

Kendati kondisi permodalan Bank Banten kritis, Chandra memastikan tidak ada PHK karyawan Bank Banten. “Sejauh ini tidak ada pengurangan karyawan, kami hanya melakukan efisiensi dalam berbagai pos pembiayaan. Insya Allah melalui right issue, kondisi keuangan Bank Banten segera sehat,” ungkapnya.

Rp1,9 T JADI TAMBAHAN MODAL

Terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Banten Ade Hidayat menyampaikan dukungannya terhadap rencana right isue, untuk menambah modal Bank Banten. Ade pun meminta Gubernur Wahidin Halim melakukan upaya konkret dalam menyehatkan Bank Banten. “Gubernur memiliki tanggungjawab terhadap Bank Banten. Bagaimanapun kondisinya Bank Banten sudah terlanjur menjadi milik Banten. Jangan lagi ada alasan ini dan itu. Tugas pemimpin adalah memperbaiki yang buruk menjadi baik,” katanya.

Dalam upaya menyehatkan Bank Banten, berbagai langkah penyelamatan harus segera dilakukan. “Sejak Gubernur memindahkan RKUD,  kepercayaan masyarakat kepada Bank Banten semakin menurun, dan berujung pada penarikan uang oleh nasabah Bank Banten,” tegasnya.

Terkait kas daerah Pemprov Banten sebesar Rp1,9 triliun yang masih mengendap di Bank Banten, Ade setuju bila itu dijadikan sebagai tambahan modal untuk Banten.

“Uang itu mengendap sejak RKUD dipindahkan, dan sekarang Bank Banten mendesak untuk diselamatkan,” bebernya.

Ade menyarankan Gubernur untuk mengalokasikan penyertaan modal Bank Banten sebesar Rp335 miliar dalam perubahan APBD 2020.

“Uang Rp335 miliar itu ditempatkan terlebih dahulu dalam rekening penampungan (escrow account), setelah diperolehnya pengesahan APBD Perubahan 2020 untuk kemudian dikonversikan menjadi saham baru sesuai dengan mekanisme yang berlaku di pasar modal. Sehingga dapat diperhitungkan sebagai modal inti Bank Banten,” saran Ade.

PEMBIAYAAN PROGRAM

Sementara itu, kas daerah sebesar Rp1,9 triliun yang ada di Bank Banten alokasinya untuk membiayai seluruh program dan kegiatan yang sudah teranggarkan dalam APBD. Apabila tak dapat segera dicairkan, maka ada beberapa kegiatan yang tidak dapat direalisasikan karena dana tertahan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, solusinya adalah ada beberapa kegiatan yang ditunda dan menjadi kewajiban di tahun 2021. “Atau adanya pemangkasan anggaran,” ujarnya.

Rina mengaku akan melakukan seleksi dan pembatasan belanja agar cash flow tetap terjaga. Terkait rencana pinjaman ke Bank bjb, pihaknya sedang evaluasi. Apabila penerimaan pendapatan pajak membaik dan ada beberapa kegiatan masih bisa ditunda, maka pinjaman itu kemungkinan tidak akan direalisasikan. “Sudah mulai ada peningkatan pendapatan tapi belum signifikan,” terangnya. (den-nna/air)

Tags: Bank Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Anggota DPRD Banten Minta TPA Cipeucang Ditutup

Next Post

Mortir Diduga Bekas Perang Dunia II Tertanam di Bawah Pohon Kelapa

Related Posts

DPRD Tangsel Sebut Belum Ada Pembahasan Pemindahan RKUD ke Bank Banten
Berita Utama

DPRD Tangsel Sebut Belum Ada Pembahasan Pemindahan RKUD ke Bank Banten

by Syaiful Adha
Rabu, 6 Mei 2026 13:04

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan hingga saat ini belum ada komunikasi formal terkait rencana pemindahan...

Read moreDetails

Bank Banten Komitmen Berikan Layanan Terbaik Bagi Pemda

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Dapat Dukungan CSR Bank Banten, Royal Baroe Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kota Serang

Kolaborasi dengan Pemkot Serang, Bank Banten Turut Menata Royal Baroe

Bank BJB dan Bank Banten Sepakat untuk Mempererat Silaturahmi dan Kerjasama antar Bank Daerah

RKUD Pemkab Serang ke Bank Banten Ditargetkan Mei

Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten, Bupati Ratu Zakiyah Titip Pesan Soal Layanan

Pemkab Serang Resmi Tempatkan RKUD di Bank Banten

Komisaris Bank Banten Ingatkan Direksi Perkuat Layanan Digital

Next Post
Mortir Diduga Bekas Perang Dunia II Tertanam di Bawah Pohon Kelapa

Mortir Diduga Bekas Perang Dunia II Tertanam di Bawah Pohon Kelapa

Warga RT 01 Cipeucang Siapkan Ratusan Bibit Sayur

Warga RT 01 Cipeucang Siapkan Ratusan Bibit Sayur

Penghijauan Jadi Modal RT 03 Kesawon Baru

Penghijauan Jadi Modal RT 03 Kesawon Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

Kamis, 7 Mei 2026 20:23
Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Kamis, 7 Mei 2026 18:32
Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 18:23
Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Kamis, 7 Mei 2026 17:38
Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:21
Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10
Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

Kamis, 7 Mei 2026 20:23
Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Kamis, 7 Mei 2026 18:32
Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 18:23
Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Kamis, 7 Mei 2026 17:38
Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:21
Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

by Agung S Pambudi
Kamis, 7 Mei 2026 20:23

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID- Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengapresiasi kiprah Airin Rachmi Diany dalam kancah pembangunan daerah yang mendapatkan pengakuan di...

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

by Mulyadi
Kamis, 7 Mei 2026 18:32

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan, menyampaikan nilai investasi di Kabupaten Tangerang pada Triwulan I 2026 mencapai Rp 17 triliun.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak