SERANG – Ratusan Kepala Keluarga di Kecamatan Taktakan, Kota Serang hingga kini belum memiliki jamban keluarga. Akibatnya, masih banyak warga yang berperilaku buang air besar sembarangan.
Hal ini diungkapkan Camat Taktakan Ahmad Saifullah dalam sambutannya di acara monitoring kegiatan pelayanan dan pembangunan di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, yang berlangsung di Aula Kecamatan Taktakan, Rabu (29/9).
Kata Saifullah, dari 13 kelurahan ada beberapa kelurahan masih banyak Kepala Keluarga belum memiliki jamban keluarga. Seperti halnya di Kelurahan Kalanganyar ada sekitar 155 KK yang belum punya jamban.
Selain itu, kondisi serupa masih ditemukan di beberapa kelurahan lainnya. Yaitu, Kelurahan Lialang, Kelurahan Sayar, Kelurahan Cibendung, Kelurahan Sepang, Kelurahan Taktakan, Taman Baru, dan Drangong.
“Di Taktakan masih banyak yang belum memiliki jamban keluarga,” ujar Saifullah.
Saifullah berharap persoalan sanitasi dan air bersih tersebut dapat segera diatasi, sehingga masyarakatnya tidak buang air besar sembarangan.
“Kami berharap masalah jamban keluarga ini bisa berkurang, supaya warga Taktakan tidak BAB sembarangan lagi,” katanya.
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin, Asisten Daerah (Asda) II Yudi Suryadi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) M Ridwan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ritadi B Muhsinun, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) W Hari Pamungkas.
Kemudian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Iwan Sunardi, Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Tb Arif Teguh Prihadi, Lurah se Kecamatan Taktakan dan tamu undangan lainnya. (Fauzan)











