Kemungkinan, masalah ini juga akan diselidiki oleh Satgas Antimafia Bola. “Kami serahkan dulu ke Komdis, lalu kemungkinan Satgas. Mana ranah sepak bola dan mana ranah pidana, kami serahkan ke Komdis,” kata Yunus.
Terkait sanksi, Yunus dengan tegas mengatakan jika terbukti ada praktik pengaturan skor, pelaku akan mendapatkan hukuman tidak boleh terlibat di sepak bola Indonesia seumur hidup.
“Semalam kami langsung mengadakan meeting dengan Komdis untuk menyiapkan bukti dan merespons apa yang terjadi. Ketum sudah perintahkan untuk memberikan hukuman maksimal.”
“Maksimalnya kalau sudah terbukti adalah seumur hidup. Pelaku tidak bisa berkecimpung lagi di Indonesia. Semua yang terlibat di dalamnya,” pungkas Yunus. (BS/don)










