Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten berupaya melestarikan warisan budaya tak benda. Salah satu upaya pelestarian itu adalah melalui kegiatan belajar bersama maestro (BBM) di Museum Negeri Banten, mulai 9 sampai 15 November nanti. Kesenian yang diajarkan kali ini adalah Rudat sebagai warisan budaya tak benda tingkat nasional.
Kepala Dindikbud Provinsi Banten Tabrani mengatakan, kegiatan BBM ini dilakukan agar kesenian asli Banten tidak punah. “Kalau tidak dilakukan acara ini, maka kesenian Banten bisa punah,” ujar Tabrani, Selasa (9/11).
Bahkan, apabila tidak diperkenalkan dan dilestarikan, maka generasi muda di Banten tidak mengetahui kesenian tradisional asli Banten. Selain melalui kegiatan BBM, Tabrani mengatakan, pelestarian kesenian Banten dapat dilakukan di sekolah-sekolah.
Sementara itu, Kepala Bidang Budaya pada Dindikbud Provinsi Banten Bara Hudaya mengatakan, jumlah sanggar yang ada di Banten per 2020 sebanyak 1.382 sanggar. Ribuan sanggar itu mengajarkan berbagai jenis kesenian tradisional yang ada di Banten.











