Pandji mengatakan, sebelumnya pihaknya meminta jalan tol untuk tidak diresmikan terlebih dahulu sebelum proses relokasi selesai. “Tapi ternyata ini (peresmian jalan tol) sudah kebijakan nasional. Saya yakin Pak Jokowi juga tidak tahu kalau masih ada persoalan ini,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya akan menyurati Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) untuk mempercepat proses relokasi. “Kita akan datang ke Jakarta. Kita datangi BPJT dan WIKA,” ucapnya.
Pandji yakin relokasi itu tidak akan mangkrak karena sudah ada perjanjian antara pengembangan jalan tol dengan Pemkab Serang. “Perjanjiannya sudah ada, tinggal pelaksanaan saja,” katanya.
Kepala Bidang Pembinaan SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Amar Ma’ruf mengatakan, dari empat SD itu baru SDN Seba yang sudah selesai pembangunan. Sementara SDN Cilangguha baru 60 persen. “SDN Seba sudah 100 persen tapi belum diserah terimakan,” ujarnya.











