Kata dia, apabila mengutip laporan perekonomian Banten November 2021 yang dirilis oleh Bank Indonesia, perekonomian Banten pada triwulan III-2021 melanjutkan pertumbuhan positif yang sudah dicapai pada Triwulan II-2021.
Pertumbuhan pada Triwulan III-2021 ini, kembali menempatkan pertumbuhan ekonomi Banten di atas nasional. Pada Triwulan III-2021, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,62 persen (year on year). Secara umum, kondisi stabilitas keuangan daerah pada triwulan III 2021 tetap terjaga pada level risiko yang aman.
Agus mengatakan, tren perbaikan ekonomi yang terjadi di Banten secara perlahan mampu mendorong permintaan kredit seiring perbankan yang masih berhati-hati dan cukup ketat dalam menyalurkan kredit. Adapun kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Banten pada periode November 2021 mengalami perbaikan, sebagaimana ditandai dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi sebesar 8,98 persen.
“APBD Provinsi Banten senilai Rp12,7 triliun. Bank Banten siap all out mendukung pemerintah untuk menggenjot target pertumbuhan ekonomi tahun 2022 hingga 5,5 persen,“ ujar mantan Direktur Utama Bank Kalimantan Selatan ini. Salah satunya melalui Perda ekosistem ekonomi daerah Banten yang tengah digodok bersama DPRD Banten. (nna/alt)











