PANDEGLANG – Ulung (42), warga Kampung Cisaat RT2 RW1, Desa Tangkilsari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang tewas mengenaskan yang diduga akibat ledakan bom ikan, Minggu, 9 Januari 2021, sekira jam 19.30 WIB. Selain Ulung, istrinya bernama Linah mengalami luka berat dengan kondisi tangan sebelah sebelah kiri tinggal tulang dan mata sebelah kiri sobek akibat kuatnya ledakan diduga dari bom ikan. Bom ikan yang meledak diduga tengah dirakit oleh Ulung tidak hanya melukai istri serta anaknya tapi juga menghancurkan bangunan rumah miliknya.
“Kami tidak menyangka Ulung bakal meninggal dengan kondisi mengenaskan. Tubuhnya hancur berkeping-keping,” kata Somad, sodara sepupu korban kepada Radar Banten, Senin, (10/1).
Somad menjelaskan, tubuh Ulung hancur berkeping-keping diduga akibat dari ledakan bom ikan berdaya ledak tinggi. Sebab suara ledakan mencapai radius puluhan kilo. “Bahkan suaranya sampai terdengar ke Panimbang, dan Malingping. Kuatnya ledakan membuat bumi juga sampai bergetar, dan saya sendiri sampai melompat saking kaget,” ujarnya.










