Bisa Hambat Kinerja Walikota
CILEGON-Komisi I DPRD Kota Cilegon menilai lambat lelang jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sehingga dapat menghambat efektivitas kinerja Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta.
Karena itu, Komisi I meminta Pansel untuk segera menetapkan tiga besar untuk setiap jabatan yang dilelang, dan pada awal Februari, sudah ada pejabat yang terpilih.
Hal itu terungkap pada kesempatan rapat dengan pendapat atau hearing antara Komisi I DPRD Kota Cilegon dengan Pansel Lelang Jabatan Kepala OPD, Senin (24/1).
“Saya konsen bagaimana pemerintahan Helldy Sanuji all out di tahun ini, jangan terhambat infrastruktur, bagaimana bekerja dengan baik dan maksimal kalau infrastruktur belum jelas,” ujar Hasbudin usai rapat dengar pendapat.
Hasbudin menilai Helldy-Sanuji harus bekerja lebih maksimal karena waktu efektif memimpin Cilegon hanya tahun ini dan tahun depan. Ia menilai, 2024 mendatang, pasangan yang diusung oleh Partai Berkarya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan fokus lagi bekerja.
“2024 udah gaduh (politik), sekarang aja udah mulai gaduh,” ujar Hasbudin.











