Studi Banding DPMD Kabupaten Serang dan Radar Banten ke Desa Tebel Sidoarjo
Indah, asri, nyaman dan menyejukan pandangan. Itu kesan pertama yang dirasakan rombongan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang dan Radar Banten ketika mendatangi Desa Keboananom dan Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.
ANDRE AP – SIDOARJO
Desa Keboananom dan Desa Tebel merupakan salah satu juara pada lomba Sido Resik yang digelar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tahun 2021.Perubahan besar terjadi di semua lingkungan yang mengikuti lomba Sido Resik. Bahkan, lingkungan yang berada di pinggiran kali yang dulunya hanya menjadi tempat pembuangan sampah liar masyarakat, kini menjelma menjadi salah satu tujuan wisata.
Kali yang melintasi lingkungan kini dikembalikan fungsinya sebagaimana mestinya.Tidak terlihat sampah sedikitpun yang mengambang di aliran kali tersebut. Di pinggiran kali disulap menjadi taman-taman indah nan asri menyejukkan mata. Lampu warna-warni turut menghiasi dan menerangi sepanjang aliran kali Desa Keboananom dan Desa Tebel.
Di pinggiran kali terdapat banyak spot-spot berfoto yang cantik.Terdapat pula tempat tongkrongan untuk bersantai-santai. Wahana kali juga tersedia, seperti perahu ban dan lainnya. Bunga-bunga dengan berbagai jenis dan rupa berjejer rapi di sepanjang pinggiran kali dan rumah warga.Indah dan sejuk dipandang.
Dampak besar perubahan lingkungan yang dulunya kumuh dan kini berubah menjadi salah satu destinasi wisata dirasakan masyarakat secara langsung. Salah satunya menggeliatnya perekonomian masyarakat melalui produk-produk UMKM-nya. Panganan-panganan tradisional yang dulu hanya untuk konsumsi sendiri, kini sudah dipasarkan di sentra UMKM desa yang dibangun di sepanjang pinggiran kali.
Ternyata, di balik perubahan yang terjadi di lingkungan tersebut ada peran besar masyarakat yang bahu-membahu dan sukarela membersihakan lingkungan. “Program dibuatkan pemerintah dan pelaku utama perubahan yang terjadi adalah masyarakat. Kami bersyukur memiliki masyarakat yang kompak dan gigih ingin adanya perubahan di lingkungan. Toh yang merasakan dampaknya langsung kan masyarakat itu sendiri,” kata Kepala Desa Keboananom, Sutiyono.











