Sering Tidak Dibayar Sampai Cuma Dikasih Hasil Bumi
Bagi Ely Nursamsiah pengacara adalah profesi yang mendekatkannya kepada masyarakat khususnya golongan bawah. Pengacara yang kerap disapa Teh Ely ini memang dikenal sebagai pengacaranya orang miskin. Sejak berkecimpung di dunia advocat Teh Ely telah mendampingi ratusan orang tidak mampu untuk mendapatkan keadilan.
Fahmi Sa’i – Kota Serang
Beberapa waktu yang lalu, Radar Banten memasuki pos bantuan hukum (posbakum) di Pengadilan Negeri Serang. Di sana, sudah ada seorang perempuan yang mengenakan jilbab pink dan masih memakai toga yang biasanya dipakai untuk sidang. Ia pun langsung menyapa saya dengan ramah. “Silakan masuk Bang, mau minum kopi?,” sapanya.
Perempuan tersebut bernama Ely Nursamsiah alias Teh Ely. Saat baru saja duduk, Teh Ely langsung menanyakan soal aktivitas sehari-hari. Maklum antara penulis dengan Teh Ely agak jarang bertemu akhir-akhir ini karena kesibukan masing-masing. “Saya lagi banyak kegiatan di luar saat ini. kemarin habis sidang di Tangerang,” katanya.
Ely merupakan salah satu pengacara perempuan yang saya kenal. Dia merupakan pendiri kantor hukum Law Firm Ely and Partners dan LBH Pena Keadilan Nusantara. “Saya sudah lama bikin kantor sendiri dan punya LBH,” kata dia.
Sejak menjadi pengacara, Ely mengakui saat ini dia mempunyai tim berjumlah 22 orang. Pengacara yang mengikutinya merupakan anak-anak muda yang mempunyai semangat dalam mewujudkan tegaknya keadilan. Ia tidak merekrut pengacara yang bertingkah dan memanfaakan profesi untuk kepentingan diri sendiri. “Saya tidak suka dengan pengacara yang menjanjikan sesuatu kepada klien dengan kemenangan, kebebasan dan sebagainya tapi meminta uang sebagai syaratnya. Pengacara tugasnya harus memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat awam, jangan ditipu mereka,” tegas Ely.
Selama terjun di dunia pengacara, masyarakat telah banyak yang datang kepadanya. Mereka biasanya meminta pendampingan hukum ataupun hanya sebatas bertanya soal hukum. “Yang saya dampingi sudah banyak, ada ratusan klien. Kebanyakan dari orang yang tidak mampu,” ungkapnya.












