Saepudin menegaskan, dengan kondisi akses jalan seperti itu, mengakibatkan mobil juga cepat mengalami kerusakan pada bagian plat koplingnya. Serta membutuhkan tambahan biaya beli BBM untuk operasional alat berat.
“Kalau musim hujan seperti sekarang mobil tidak dapat ngebuang sampe ke dalam. Sehingga perlu didorong dulu pake Beko, resikonya butuh biaya buat beli BBM alat berat,” katanya.
Lebih lanjut Saepudin mengungkapkan, terkait kondisi jalan sudah diusulkan pada Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah).
“Mudah-mudahan dapat direalisasikan. Agar akses ke luar dan masuk armada menjadi lebih mudah dan berjalan lancar,” katanya. (mg-01)











