Contohnya, pada mereka yang menderita sindrom ini sedang mengancingkan kancing kemejanya dengan salah satu tangan, sementara tangan lainnya malah membuka kancing tersebut tanpa sadar.
Yang tidak kalah mengerikannya. Sindrom Tangan Alien dapat menyebabkan penderitanya bertindak kasar terhadap dirinya sendiri.
Dikutip Radar Banten dari berita Fin.co.id, dalam sebuah kasus, penderita Sindrom Tangan Alien terlihat memukul dan menampar dirinya sendiri. Pada kasus berbeda, ada juga yang mencekik dirinya sendiri.
Kejadian ini pernah dilaporkan ahli lewat tulisan medis dalam Journal of Neurology, Neurosurgery & Psychiatry di tahun 1998.
Penderitanya adalah seorang wanita berusia 81 tahun, dengan ciri-ciri gangguan seperti di atas.
Berdasarkan hasil scan otak, kondisi ini dipicu oleh luka tepat di bagian otak yang berfungsi mengendalikan tubuh atau fungsi motorik, relay sensor, termasuk otak bagian depan dan pusat persepsi visual.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan lain seperti stroke, tumor otak dan lainnya. Efek samping dari operasi otak juga disebut jadi salah satu penyebabnya.











