Penyakit Langka Lainnya
Nama kondisinya Cotard Syndrome. Kondisi ini menyebabkan penderitanya merasa seperti orang yang sudah mati.
Memiliki nama lain sindrom mayat hidup, Cotard Syndrome diambil dari nama seorang ahli saraf, yang pertama kali melaporkan kasus ini 140 tahun lalu.
Mereka yang menderita Sindrom The Walking Dead, nama lainnya lagi, meyakini bahwa dirinya tidak lagi hidup, atau merasa kehilangan sebagian dari tubuhnya.
Menurut Medical News Today, penderita Cotard Syndrome umumnya tidak makan dan tidak minum.
Merasa tidak membutuhkan asupan makanan dan minuman, adalah alasan mengapa mereka melakukannya.
Yang mengerikan dari kondisi ini, adalah mereka memiliki kebiasaan mendatangi area pemakaman. Alasannya, agar merasa lebih dekat dengan kematian.
Para ahli sendiri belum bisa menemukan alasan di balik keberadaan sindrom ini pada manusia. Sinrom mayat hidup ini sendiri, masuk dalam kategori penyakit kejiwaan yang langka.
Sindrom The Walking Dead ini juga dikaitkan dengan penderita schizophrenia. Kondisi ini umumnya ditandai dengan halusinasi, seolah melihat dan mendengar hal-hal yang tidak nyata.
Keberadaan sindrom ini pernah diririlis ahli pada jurnal Psychiatry di tahun 2008. Subjeknya adala seorang wanita 53 tahun asal Filipina.*
Editor: Ahmad Lutfi
Artikel ini sudah tayang di Fin.co.id dengan judul, “Tangan yang Gerak Sendiri Itu Bukan Kerasukan, Ini Nama Kondisi Medisnya,” 26 Maret 2022.









