TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan merelokasi pedagang di Pasar Ciputat yang menjadi korban kebakaran.
Menurut Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan, para pedagang akan dicarikan lapak sementara agar tetap bisa berdagang.
“Akan dikontrakan selama 3 bulan hingga 6 bulan, sampai proses ini selesai ditangani. Namun untuk lokasi dan di mananya, koordinasinya dengan wilayah seperti kelurahan dan jecamatan,” ujar Pilar saat mengunjungi lokasi kebakaran, Jumat (13/5/2022).
Pilar berpesan, saat masih dalam proses penanganan, warga dilarang untuk kembali membangun kios di lokasi kebakaran. “Saya berpesan jangan dibangun, kita tunggu prosesnya,” jelasnya.
Lebih lanjut Pilar menjelaskan, dinas terkait seperti Dinas Perindustrian sedang mencari solusi untuk para pedagang ke depannya. Dinas Perumahan dan Permukiman mencari solusi untuk kontrakan pedagang. Dinas Sosial akan memenuhi kebutuhan makan dan minum selama di pengungsian, Dinas Kesehatan siaga di lokasi kebakaran untuk pemeriksaan kesehatan. Kemudian Dinas Disdukcapil akan mendata dan mencetak dokumen yang rusak.
Kepala Dinas Perkimta Aries Kurniawan, mengatakan, pihaknya belum akan melakukan pembangunan kembali lapak yang terbakar karena lahannya milik perorangan, bukan milik pemerintah.
“Kita akan pelajari secara hukum, yang terbaik seperti apa,” jelasnya.
Oleh sebab itu, solusi terbaik saat ini ialah memberi kepastian kepada pedagang untuk tetap menjalankan roda ekonominya dengan mencarikan tempat sementara.
Meta, seorang pedagang, menuturkan, api muncul di area lapak pedagang daging. Api kemudian merambat cepat karena material bangunan yang mudah terbakar.
”Tapi saat itu langsung ada pemadam kebakaran. Jadi ya sudah tidak merambat lebih jauh. Meskipun memang ada sebagian yang rumahnya hancur dan harus dibangun ulang,” ujar Meta di lokasi.
Reporter: Syaiful Adha











