Kemudian, Tarjono menjelaskan untuk wilayah Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon saat ini sudah berada pada musim kemarau.
“Pada musim kemarau bukan berarti sudah tidak ada hujan sama sekali, hujan atau angin kencang masih mungkin terjadi jika ada gangguan siklonik di atmosfir,” terangnya.
Tarjono menjelaskan, gangguan siklonik di atmosfir maksudnya, terdapat belokan angin di Sumatra bagian barat, yang dapat mempengaruhi cuaca hingga wilayah Banten.
“Untuk wilayah Lebak sampai memasuki awal musim kemarau yaitu bulan Juni. Sedangkan untuk wilayah Kota Serang bersifat temporer hanya beberapa hari saja,” katanya.
“Yang terjadi kemarin di Kota dan kabupaten Serang adalah hujan lebat disertai angin kencang,” beber Tarjono.
Ia berharap, masyarakat tetap waspada saja tetapi tidak perlu panik yang berlebihan. Update terus info BMKG sebelum melakukan kegiatan di luar ruangan. (*)
Reporter: Fauzan Dardiri











