LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebelum terdafta sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan, Ucu Nahdiah mengaku keluarganya kerap merasa kebingungan saat jatuh sakit yang memerlukan perawatan intensif rumah sakit.
Bahkan, menurut Ucu, keluarganya pernah harus menjual aset tanah demi membiayai anggota keluarga yang sakit.
Hal itu disampaikan oleh Ucu saat menemani ayahnya, Saepudin (79) di Rumah Sakit Misi Lebak.
Warga Cigodong, Kabupaten Lebak itu menjelaskan, ayahnya menderita penyakit Gastroenteritis.
“Kalau dulu kan harus bayar, puluhan juta, nyari uang sebanyak itu dalam waktu sebentar dari mana, terpaksa jual tanah,” ujar Ucu, Rabu, 8 Juni 2022.
Menurut Ucu, dengan terdaftar di BPJS Kesehatan, saat ini gak perlu pusing menjual aset demi biaya pengobatan.
Sekarang gak harus bingung lagi mau jual apa, Alhamdulillah pakai BPJS Kesehatan juga pelayanannya udah bagus,” ujarnya.
Ucu bercerita, ayahnya menderita penyakit Gastroenteritis dimana selalu buang air besar dengan intensitas yang cukup banyak. Awalnya, ia mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, namun karena tidak alami perubahan akhirnya ia dirujuk ke rumah sakit.
“Akhirnya saya dibawa ke rumah sakit untuk dirawat,” ujarnya.
Warga kampung Cigodong tersebut kemudian harus menjalani rawat inap, beruntung, meski ayahnya merupakan peserta kelas tiga namun mendapatkan fasilitas rawat inap kelas satu.
“Jadi katanya rawat inap buat kelas tiga penuh, Alhamdulillah dikasih ruangan untuk kelas satu,” ujarnya.
Meski menggunakan fasilitas kelas satu, Ucu mengaku tidak diminta biaya tambahan apapun. Itu lah yang membuat ia mengaku sangat merasa bersyukur.
Menurutnya, dengan layanan yang ia terima telah membuktikan jika terdaftar sebagai peserta JKN adalah langkah yang sangat tepat.
Program itu terbukti sangat membantu masyarakat saat mengalami sakit terutama yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
“Bapa saya tiga hari rawat inap. Kalau harus bayar pasti mahal puluhan juta, alhamdulillah semuanya ditanggung BPJS,” tuturnya.
Untuk diketahui Gastroenteritis, atau dikenal juga dengan sebutan muntaber dan flu perut, adalah penyakit yang menyerang organ pencernaan. Penyakit ini terjadi ketika ada peradangan atau iritasi di usus.
Gejala utamanya adalah diare, mual, muntah, disertai kram pada perut. seseorang dapat terkena gastroenteritis karena infeksi bakteri, parasit, racun, dan virus. Namun, virus adalah penyebab paling umum. Norovirus sering menjadi penyebab gastroenteritis pada orang dewasa, sedangkan rotavirus sering menjadi penyebab pada anak-anak. Virus tersebut kebanyakan menginfeksi lapisan usus kecil.
Virus penyebab gastroenteritis dapat menyebar dengan mudah ke orang lain. Karena ada berbagai virus yang dapat menyebabkan penyakit ini, seseorang bisa saja terinfeksi berbagai versi gastroenteritis berkali-kali sepanjang hidupnya.
Reporter: Bayu Mulyana












