SERANG, RADARBANTEN.CO.iD – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menempati gedung Pendopo Gubernur Banten yang lama atau Gedung Negara sebagai rumah dinasnya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sebelum Al dilantik menjadi Pj Gubernur Banten, sejumlah instansi sudah menempati kantor di kawasan gedung Pendopo Gubernur Banten tersebut.
Sejumlah instansi itu antara lain BUMD Agrobisnis atau PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) dan Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten. Selain itu, di kawasan tersebut juga terdapat Museum Negeri Banten.
Al mengatakan, saat ini kantor PT ABM sudah pindah dari Gedung Negara. “Karena berdekatan langsung dengan rumah dinas,” ujar Al, Jumat 10 Juni 2022.
Pada dasarnya, Al mengatakan, instansi yang berada di kawasan gedung Pendopo Gubernur Banten yang lama tidak terganggu kinerjanya. Dengan begitu, PT ABM dan KI juga mendapatkan tempat bekerja yang lebih baik.
Kata dia, keputusan itu dilakukan lantaran tempat tinggal Pj Gubernur dengan dinas terkait harus dipisahkan. “Dan itu karena kawasan, jadi juga agar persentatif ABM punya tempat yang saat ini kita fasilitasi juga, dan tentu punya hak kewajiban,” tuturnya.
Ditanya tentang lokasi baru kantor PT ABM, Al mengatakan mereka akan menempati kantor di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. Sedangkan lokasi kantor atau rumdin KI Banten masih belum ditemukan. “Komisi Informasi sedang proses. Prinsipnya semua semakin baik. Jadi tidak ada hal-hal yang tidak bisa kita komunikasi kan. Ya karena basisnya ABM lebih ke pertanian. Sehingga kesana mungkin akan lebih berkembang,” ujarnya.
Al menegaskan tidak ada niat dan unsur yang lain atas kepindahan lokasi kantor PT ABM dan KI Banten. Apalagi, gedung Pendopo Gubernur yang lama memang bukan perkantoran. Gedung itu diperuntukan rumah dinas gubernur.
“Ya kan secara tempat. Karena bentuknya kawasan suatu mandatori aturan, kemarin belum sebegitu detail membahas itu,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Sekda Provinsi Banten ini.
Sementara itu, lanjutnya, terkait Museum Negeri Banten juga akan dipertimbangkan kembali. “Nanti kita lihat sesuai dengan fungsi-fungsi secara berjalan. Secara paralel kita siapkan betul perkuatan konsep pendopo itu seperti apa,” ujar Al.
Yang jelas, orang nomor satu di Banten ini menginginkan agar ada ruang aspirasi. “Agar saya tidak dikejar-kejar (awak media-red) terus. Kan tidak enak,” tuturnya sembari tertawa.
Reporter: Rostinah/ Editor; Merwanda











