LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebuah truk bermuatan sembako ‘jumping’ dengan roda bagian depan mobil terangkat ke atas di Tanjakan Tajur, Jalan Sampay-Cileles, Desa Curug Panjang, Kecmatan Cikulur, Selasa 14 Juni 2022.
Usut punya usut, truk itu jumping karena sang sopir membandel dengan memaksa melewati Tanjakan yang kini kondisinya rusak berat itu. Truk yang diketahui membawa berbagai kebutuhan sembako untuk warga di wilayah Kecamatan Bayah itu pun tidak kuat menanjak karena beban berat sembako pada bagian belakang truk.
Rizki warga sekitar mengatakan, akibat truk yang jumping itu, kemasan minyak goreng yang dibawa oleh truk pecah dan berceceran ke jalan raya.
Selain itu, tangki bahan bakar minyak (BBM) yang diisi solar di bagian truk itu bocor hingga membuat solar berceceran.
“Ya kang kejadiannya tadi siang, jadi ga terguling cuma jumping aja. Minyak goreng sama solar nya pada jatuh ke jalan,” kata Rizki saat dihubungi.
Kata Rizki, warga yang berada di Tanjakan Tajur langsung membantu sang sopir untuk turun dari truk.
Barang-barang yang dibawa truk itu juga saat ini sedang diturunkan, agar roda depan truk bisa turun, dan mobil bisa kembali jalan.
“Lalu lintas sempat terganggu, karena gara-gara truk itu mobil-mobil lain jadi ga bisa lewat. Sekarang kita lagi bantu evakuasi, kita turunkan barang-barang bawaannya,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lebak Ivan Sayutupika mengatakan, bahwa ruas jalan tersebut ditutup sementara untuk kendaraan berat seperti truk sumbu dua dan tiga.
“Akses jalan itu dilarang untuk dilewati oleh kendaraan berat sumbu 2 dan 3, seperti truk Tronton dan Puso. Sementara untuk kendaraan kecil seperti motor dan mobil pribadi masih bisa, karena disana kita siapkan jembatan darurat,” kata Ivan.
Pihaknya sendiri tengah akan melakukan penanganan semi permanen di ruas jalan tanjakan tajur itu. Perbaikan akan dilakukan menggunakan APBD 2022 sebesar Rp700 juta.
“Saat ini kita lagi proses tender, InsyaAllah bisa mulai dikerjakan di akhir bulan ini. Dengan target pengerjaan 3 sampai 4 bulan beres,”pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana











