Kejadian yang sama juga diceritakan Ismedi. Belum lama ini, di garasi rumah anaknya juga ditemukam seekor kucing liar mati dengan perut berurai seperti tertembak senapan angin.
“Kucing liar ini sudah menjadi mainan cucu saya. Tiba-tiba dapat informasi empat hari yang lalu dari anak saya bahwa kucing itu mati, perutnya tembus kiri kanan,” ujar Ismedi.
Ismedi mengatakan, ternyata kematian kucing ini bukan yang pertama, sebab dua dua bulan yang lalu warga perumahan Nusa Loka juga mendapati anjing peliharaannya mati dengan luka diperut.
“Bahkan ada juga anjing peliharaan warga perumahan yang mati seperti diracun,” jelasnya.
Ismedi mengkhawatirkan kemungkinan kematian kucing dan anjing ini dilakukan oleh orang jahil. Menurutnya, jika dugaannya benar, maka sangat dikhawatirkan orang denganenenteng senapan angin ini dapat membahayakan warga di perumahan tersebut.
“Kita khawatir ada orang menenteng senapan angin membunuh kucing san anjing. Kalau dia Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bisa menyasar ke warga,” ujarnya.
Ismedi mengatakan, pihak kepolisian sudaht turun tangan menyelidiki kasus ini. “Polisi sudah datang ke lokasi,” tandasnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono











