PANONGAN, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyesalkan temuan kasus pencurian komponen lampu penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kabupaten Tangerang. Menurutnya setiap tahun telah dipasang PJU baru tidak sedikit PJU rusak atau mati gara-gara kabelnya dipotong, digunting, dan dicuri.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, kasus pencurian kabel atau panel PJU merupakan kejahatan yang sangat merugikan masyarakat. Karena banyak PJU yang mati, tentu juga banyak laporan mengenai PJU mati ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang.
“Jadi tidak salah, dari 81 titik sudah barang tentu 1 jalur PJU-nya pasti mati karena ada komponen kabel yang hilang dicuri. Inilah kerugian yang kemudian juga mengganggu pelayanan PJU yang diakibatkan dicurinya kabel-kabel tersebut,” ungkap Zaki, Rabu (6/7).
Zaki menjelaskan, Pemkab Tangerang berupaya dan berusaha terus melayani masyarakat, khususnya jaringan jalan yang membutuhkan penerangan jalan umum.
“Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang menghimbau masyarakat agar melaporkan jika menemukan kejadian janggal pelaksanaan pemeliharaan, yang melibatkan entah itu oknum petugas PLN yang menyamar, atau dari oknum Telkom dan lain sebagainya yang menyamar. Apalagi jika ditemukan indikasi pemotongan kabel, segera laporkan kepada aparat penegak hukum terdekat ke Polsek, pos polisi atau ke kantor kelurahan, desa, atau kecamatan,” ujar Zaki.
Zaki juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres, Kasatreskrim, Kapolsek, beserta seluruh jajaran Polri yang telah mengungkapkan kejadian ataupun kasus pencurian kabel PJU ini.”Dan pada kesempatan ini juga saya mengucapkan selamat hari ulang tahun Bhayangkara, semoga Polri Terus dan Semakin Berjaya,” tukas Zaki. (Mul)











