SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di era globalisasi ini, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar mengajak seluruh kaum remaja dan pemuda untuk berpikir global dan melek teknologi. Apabila generasi muda atau kaum remaja tidak mengikuti perkembangan teknologi, maka akan tertinggal dari peradaban saat ini.
Al Muktabar mengatakan, Indonesia dan Provinsi Banten pada khususnya mempunyai bonus demografi berupa jumlah generasi muda yang cukup banyak dibandingkan dengan negara lain. “Bahkan ada suatu negara yang jumlah generasi mudanya sangat minim dan didominasi angkatan tua,” ujar Al saat memberikan sambutan pada Focus Group Discussion (FGD) tentang Masalah pada Remaja dan Bagaimana Solusi yang Efektif di Hotel Harison Ratu Ultima Serang, Sabtu (30/7).
Kegiatan tersebut diselenggarakan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten. Kegiatan FGD itu sendiri dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2022. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW PKS Provinsi Banten Gembong R Sumedi beserta seluruh jajaran kepengurusan, Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten Juhaeni M Rois, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, Kepala Dispora Provinsi Banten Ahmad Syaukani, serta tamu undangan dan narasumber.
Al mengatakan, banyak hal yang bisa dioptimalkan dari bonus demografi itu, seperti angkatan kerja yang cukup besar, sehingga bisa menekan angka pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dengan bonus demografi itu, Indonesia memungkinkan dapat menguasai dunia karena bisa memerankan generasi muda untuk mengisi semua tatanan kehidupan.
Untuk itu, mantan Widyaiswara Ahli Utama di Kementerian Dalam Negeri ini meminta masyarakat untuk terus melakukan transfer knowledge dari orang tua kepada anak-anaknya agar dapat nilai positif dari tatanan global dimana secara administratif sudah tidak lagi memiliki batas. “Kompetensi penguasaan teknologi berhasil ditanamkan, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, serta religiusitas, maka remaja akan mendapat nilai tambah yang besar,” tuturnya.
Al pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membekali remaja dengan sebaik-baiknya. Lantaran saat ini dunia digital sudah tanpa batas dan pergaulan remaja akan sangat luas. “Mengingat di pundak-pundak mereka itu kesatuan bangsa kita akan terjaga,” ujar pria yang saat ini juga menjabat sebagai Sekda Provinsi Banten.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Provinsi Banten Gembong R Sumedi menambahkan, FGD ini diselenggarakan untuk memberi masukan-masukan kepada Pemprov Banten tentang solusi kehidupan remaja, mengingat generasi muda merupakan aset bangsa untuk masa depan.
Apalagi PKS tidak hanya konsen pada ranah politik saja, tetapi juga pada penyiapan generasi masa depan yang lebih baik. (nna/nda)










