Untuk mengantisipasi kecelakaan, Fauzan menutup saluran got menggunakan kayu. Dia berharap, kepolisian dapat segera menangkap pencuri penutup got.
“Sebenernya hampir di semua jalan Hardiwinangun itu (penutup got-red) semua hilang, makanya kami minta polisi cepat turun tangan,” ujarnya.
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya juga geram dengan ulah pencuri tersebut. Sebab, menurutnya, aksi pencuri itu telah menggurangi estetika Kota Rangkasbitung sebagai pusat Ibukota Kabupaten Lebak.
“Keterlaluan, entah apa yang ada di pikirannya sampai mencuri penutup got di sepanjang jalan Rabinza sampai stasiun,” kata Bupati.
Iti menyebutkan bahwa penutup got itu dibeli menggunakan uang masyarakat. “Itu dibeli dan dibuat menggunakan uang masyarakat. Ayolah kita sadar diri mulai dari sekarang. Kalau bukan kita yang menjaga, mau siapa lagi,” tukasnya.
Terpisah, Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. “Kita bakal lakukan penyelidikan,” tegasnya. (Mg-02/don)











