Kata Dandim, TMMD ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga untuk menciptakan dan terbinanya kemanunggalan TNI dengan rakyat, dalam rangka kepentingan pertahanan Negara.
“Selain itu TMMD yang telah berjalan selama ini pada hakekatnya di tujukan untuk memotivasi dan menumbuh kembangkan kesadaran dan semangat masyarakat dalam membangun wilayahnya,” ujarnya.
Komandan SSK, Kapten Czi Sulaksana Nurkamal melaporkan, bahwa pembangunan pos kamling sendiri sudah usai dilakukan. Ia pun mengajak, masyarakat untuk ikut menjaga kondusifitas daerah dengan cara menggalakan siskamling atau ronda malam.
“Alhamdulillah pos kamling sudah kita selesaikan dan sekarang kita tengah mengerjakan tugu TMMD, tinggal bagaimana cara nya kita memanfaatkannya guna menjaga kondusifitas daerah. Untuk itu kita mengajak kepada masyarakat untuk memanfaatkan dengan cara menggalakan siskamling setiap malamnya,” ajaknya.
Sementara, Fahri warga Kecamatan Cileles mengaku sangat terbantu dengan adanya program TMMD yang sudah menghubungkan Kecamatan Cileles dan Cimarga. Menurutnya, program TMMD ini dapat membantu masyarakat sekitar yang mayoritasnya berprofesi sebagai petani ini.
“Alhamdulillah dengan terbukanya akses jalan maka mobilitas para petani khususnya dalam memanen hasil tani dapat lebih mudah. Karena sebelumnya para petani dalam memanen hasil panennya hanya dilakukan dengan cara dipanggul, namun sekarang bisa langsung dibawa pakai mobil melewati kebunnya,” katanya.
Selain itu, ia juga merasa lebih aman lagi dengan adanya pos Kamling yang dibuat oleh para anggota Satgas TMMD. Karena menurutnya, keberadaan pos itu dapat meminimaliris kejahatan.
“Saya harap dengan adanya pos kampling itu bisa kembali memberi semangat kepada warga untuk mengaktifkan kegiatan ronda di malam hari. Dengan kegiatan ronda setidaknya dapat mengurangi tingkat kejahatan,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Ahmad Lutfi











