LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lebak terus digenjot. Dari target 345 titik pada tahun 2026, sebanyak 195 gerai telah berdiri dan enam di antaranya rampung sepenuhnya.
Komandan Kodim 0603/Lebak Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata menyampaikan, capaian pembangunan saat ini telah melampaui separuh target. Progres tersebut dinilai cukup signifikan dalam mendukung penguatan ekonomi desa.
“Target kita di Kabupaten Lebak sebanyak 345 titik. Sampai hari ini, lahan yang sudah kami daftarkan sekitar 263 titik yang masuk portal, dan yang sudah dibangun sejumlah 195 titik. Artinya progresnya sudah di atas 50 persen,” kata Komandan yang akrab disapa Mahendra ini, kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 20 Februari 2026.
Menurutnya, percepatan pembangunan terus dilakukan agar seluruh target dapat terealisasi sesuai rencana. Hingga akhir Februari ini, pihaknya menargetkan tambahan sekitar 20 titik dapat selesai 100 persen.
“Sekarang masih dalam progres pembangunan 195 titik. Dari jumlah tersebut, enam titik sudah selesai 100 persen dan telah dilakukan ground breaking,” ujarnya.
Enam titik KDMP yang telah rampung tersebut tersebar di sejumlah wilayah, yakni Rangkasbitung, Sajira Mekar, Maja Baru, dan Leuwidamar. Keberadaan KDMP diharapkan menjadi penggerak roda perekonomian desa serta memperluas akses layanan koperasi bagi masyarakat.
Meski progres pembangunan berjalan baik, Gede mengakui masih terdapat sejumlah kendala. Namun, persoalan tersebut bukan pada aspek pembangunan fisik, melainkan pada ketersediaan lahan dan administrasi.
“Ada desa yang belum memiliki lahan, ada juga yang lahannya tersedia tetapi masih perlu proses birokrasi perizinan. Kami membantu menjemput bola untuk menengahi dan membantu desa menyelesaikan perizinannya,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa setiap pembangunan KDMP dilakukan setelah melalui tahapan musyawarah desa dan kelengkapan perizinan.
“Ketika sudah dimusdeskan dan perizinannya lengkap serta diputuskan untuk dibangun, maka akan kami laksanakan pembangunannya,” pungkasnya.
Editor Daru











