Selain sebagai tempat pertemuan dan pusat kegiatan, kata Rachmat, Islamic Center juga akan diisi sejumlah benda dan peninggalan sejarah. Untuk bentuk bangunannya, ia mengaku akan mengadopsi arsitektur masa kini tapi tetap mengedepankan aksen Islami.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar mengungkapkan, Pemprov Banten juga akan segera memperlebar akses Jembatan Sibaya dan Jembatan Jenggot di Kabupaten Serang. Kedua jembatan ini berada di ruas jalan Tanara – Kawasan Banten Lama yang merupakan jalur distribusi hasil pertanian, wisata religi, hingga pekerja industri di pantai utara Provinsi Banten.
Kata dia, pelebaran jembatan dilakukan untuk mendukung distribusi hasil pertanian di wilayah pantai utara. Selain itu, juga untuk mendukung pengembangan potensi pertanian di wilayah pantai utara. “Ini akan mendorong betul pengembangan wisata religi dan pertanian,” tegasnya.
Al mengatakan, desain untuk pembangunan jembatan itu sudah disiapkan dan dimatangkan. “Jembatan ini merupakan pintu air sehingga aksesnya terbatas hanya bisa dilalui satu mobil,” tambahnya.
Pemprov akan menduplikasi atau membuat jembatan agar terdiri dari dua jembatan, sehingga lalu lintas di Jembatan Sibaya tidak tersendat. (nna/nda)











